JawaPos.com - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana angkat bicara soal pencopotan dirinya dari jabatan pucuk pimpinan BGN. Dadan menegaskan, keputusan pergantian pimpinan lembaga Kabinet Merah Putih sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
"Pergantian anggota kabinet merupakan hak mutlak penuh Bapak Presiden RI. Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan," kata Dadan kepada wartawan, Rabu (3/6).
Dadan merasa bersyukur pernah dipercaya menjadi bagian dari pemerintahan Presiden Prabowo. Ia menilai, kesempatan tersebut sebagai pengalaman besar yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.
Baca Juga: Bruno Moreira Pergi, Persebaya Bergerak Cepat Incar Winger Asal Portugal
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih merupakan kehormatan tersendiri. Ia juga menyampaikan doa agar pemerintahan Prabowo dapat berjalan sukses dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia.
"Insya Allah beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat," ucapnya.
Di sisi lain, Dadan turut memberikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan baru di BGN. Ia berharap, kepemimpinan baru dapat memperkuat kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat luas.
"Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insya Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat," imbuhnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius 3 Juni 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Pemerintah rombak pimpinan BGN
Pemerintah resmi melakukan perombakan
jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden Prabowo Subianto mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakil kepala, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN kini diisi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden RI, Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Kantor Presiden RI, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6) malam.
“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.
Prasetyo menjelaskan, langkah pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama hampir satu setengah tahun terakhir.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Scorpio 3 Juni 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Menurut dia, pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat efektivitas program sekaligus meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaannya di daerah.
“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, kami berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.