JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, memastikan video viral yang menampilkan fasilitas sel mewah di Lapas Cilegon tidak benar. Klarifikasi ini disampaikan merespons beredarnya video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan sebuah ruangan disebut-sebut sebagai sel di dalam Lapas.
Dalam narasi yang beredar, ruangan tersebut diduga memiliki fasilitas tak lazim, seperti tempat tidur yang layak hingga penggunaan telepon genggam.
Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti, menegaskan informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi yang ada di Lapas Cilegon.
"Kepala Lapas Cilegon sudah menyampaikan bahwa konten dalam medsos tersebut bukan bagian dari fasilitas Lapas Cilegon," kata Rika kepada wartawan, Jumat (15/5).
Ia menjelaskan, tekah berkoordinasi dengan Kepala Lapas Cilegon atas viralnya dugaan fasilitas mewah dalam video yang beredar. Namun, dipastikan semua warga binaan mendapatkan fasilitas yang sama.
Ia pun memastikan akan melakukan penindakan apabila terdapat penyalahgunaan di dalam Lapas. Hal itu sebagai bentuk komitmen Ditjenpas untuk menghadirkan kepercayaan publik.
"Apabila ditemukan dan terbukti bahwa adanya penyalahgunaan wewenang maka pasti akan diberikan tindakan," pungkasnya.