← Beranda
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Hari Ini, Bahas Pencegahan Korupsi soal Polemik Harga Sepatu Sekolah Rakyat
Muhammad RidwanJumat, 8 Mei 2026 | 15.47 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dijadwalkan menyambangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/5). Gus Ipul rencananya tiba di markas lembaga antirasuah sekitar pukul 10.00 WIB.

"Untuk kegiatan audiensi terjadwal akan dilakukan Jumat pagi, sekitar pukul 10.00 ya," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

Budi menjelaskan, audiensi dilakukan terkait kerangka pencegahan, khususnya mengenai pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang dilakukan di lingkup Kementerian Sosial (Kemensos). Pembahasan itu di antaranya meliputi program Sekolah Rakyat, di mana Kemensos menjadi leading sector.

Baca Juga: 10 Spot Kuliner Paling Mantap di Pacet Mojokerto, Ada yang di Daerah Padusan

"Di mana sebelumnya kami juga sudah menyampaikan bahwa KPK juga sudah masuk ke dalam kerangka pencegahan dengan melakukan kajian terkait dengan program sekolah rakyat," jelas Budi.

Budi memastikan, nantinya tim dari KPK akan mendengar seluruh informasi terkait program tersebut, khususnya PBJ yang sedang menjadi sorotan, salah satunya sepatu pelajar dengan harga Rp 700 ribu per pasang. Hal itu penting, agat tidak ada potensi korupsi dalam pengadaan tersebut.

"Tentu akan menjadi pengayaan bagi tim untuk meng-capture bagaimana seluruh proses bisnis dalam program tersebut. Jika memang dalam tahapan-tahapan itu ditemukan ada potensi atau peluang terjadinya tindak pidana korupsi, maka dengan kerangka pencegahan ini harapannya bisa kita mitigasi, kita cegah sejak dini," tegas Budi.

Ia menegaskan, KPK bersifat terbuka dalam kerangka pencegahan untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak mana pun. "Saat berbicara pencegahan KPK tidak bisa sendiri, butuh sinergitas dengan para pemangku kepentingan lainnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan soal polemik harga sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang sempat viral di media sosial. 

Pengadaan sepatu tersebut disebut memiliki harga hingga Rp 700 ribu per pasang untuk siswa di semua jenjang, mulai dari SD hingga SMA, yang memunculkan kecurigaan publik karena dinilai terlalu mahal.

“Kementerian Sosial menjadi salah satu yang diberi tugas untuk melaksanakan program strategis nasional, yaitu Sekolah Rakyat. Saya sampaikan sejak awal, sudah bukan waktunya lagi otak-atik anggaran kementerian. Sudah bukan waktunya lagi korupsi, sudah bukan waktunya lagi kongkalikong. Tidak waktunya lagi sekarang ini kita melakukan penyimpangan,” ucap Gus Ipul di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (5/5).

Ia menjelaskan, anggaran pengadaan sepatu tersebut telah disusun sejak 2025. Program yang berkaitan dengan pengadaan tersebut juga telah berjalan, serta melalui proses audit oleh BPKP dan BPK.

“Setiap temuan-temuan tentu akan segera kami tindaklanjuti sebagai catatan agar tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya,” tegasnya.

Gus Ipul juga menekankan, proses pengadaan sepatu dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Terdapat pihak-pihak yang bertanggung jawab, mulai dari survei hingga audit, guna memastikan anggaran digunakan secara tepat.

“Dalam pengadaan sepatu ini, untuk siswa Sekolah Rakyat, tentu melalui prosedur yang telah ditetapkan, mekanisme pengadaan. Penanggung jawabnya adalah tentu PPK atau Pokja, mereka yang bertanggung jawab untuk itu,” jelasnya.

Berikut rincian spesifikasi serta perbandingan harga penganggaran sepatu pada program Sekolah Rakyat:

1. Sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Siswa
Penganggaran: Rp 700.000/pasang (termasuk kaos kaki)
Realisasi: Rp 640.000/pasang

2. Sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH) SD
Penganggaran: Rp 700.000/pasang
Realisasi: Rp 590.000/pasang

3. Sepatu Pakaian Dinas Harian (PDH) SMP dan SMA
Penganggaran: Rp 700.000/pasang
Realisasi: Rp 610.000/pasang

4. Sepatu Olahraga Guru dan Siswa
Penganggaran: Rp 500.000/pasang
Realisasi: Rp 447.000/pasang

5. Sepatu PDH Guru
Penganggaran: Rp 700.000/pasang
Realisasi: Rp 625.000/pasang

6. Sepatu Harian SD
Penganggaran: Rp 500.000/pasang
Realisasi: Rp 250.000/pasang

7. Sepatu Harian SMP dan SMA
Penganggaran: Rp 500.000/pasang
Realisasi: Rp 300.000/pasang

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah