JawaPos.com - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Rustini Muhaimin menilai, perempuan memiliki peran pentin dalam membangun generasi unggul. Perempuan mampu memberikan pemahaman literasi keuangan dan pemenuhan gizi anak sejak dini.
Hal tersebut disampaikan Rustini saat menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi Keuangan dan Makan Sehat sebagai Investasi Pembangunan Bangsa yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pergerakan Wanita Nasional (PERWANAS) di Jakarta, Rabu (29/4). Kegiatan ini sekaligus perayaan Hari Kartini.
“Ketika kita berbicara tentang peran perempuan, saya selalu teringat semangat R.A. Kartini. Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berpikir maju, mandiri, dan berdaya,” ujarnya.
Istri Menko PM Muhaimin Iskandar ini menyampaikan, semua perempuan bisa menjadi Kartini masa kini. Caranya dengan berkontribusi aktif dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat.
Baca Juga: Nama Baik Tercemar Buntut Kabar Hoax Fairuz A. Rafiq, Keluarga Laporkan Sejumlah Akun Medsos
Menurutnya, para guru TK/PAUD dan kader perempuan memiliki peran vital dalam membentuk karakter, kebiasaan, serta masa depan anak-anak sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Guru TK/PAUD dan kader bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” jelasnya.
Dia menilai, perlu ada literasi keuangan sejak dini. Dengan pendekatan sederhana dan menyenangkan, bisa membuat anak lebih mudah memahami.
“Anak-anak yang sehat adalah investasi bangsa. Dari tubuh yang sehat akan lahir pikiran yang cerdas dan karakter yang kuat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rustini juga menyinggung kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare Yogyakarta. Peristiwa ini harus menjadi alarm bagi seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati.
“Anak-anak adalah amanah, bukan objek pelampiasan emosi. Tidak ada ruang bagi kekerasan terhadap anak. Kita harus memiliki komitmen zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan,” tandansya.