JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga prinsip demokrasi dalam kehidupan bernegara.
Ia menyatakan bahwa Indonesia telah memilih bernegara secara demokrasi, kedaulatan negara sepenuhnya berada di tangan rakyat.
Sehingga setiap perubahan kepemimpinan harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan mekanisme yang sah.
“Kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik ya gantilah pemerintah itu. Ada mekanismenya dengan baik, dengan damai. Bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah bisa juga melalui impeachment. Nggak ada masalah," kata Prabowo saat memberikan taklimat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
Baca Juga: Prabowo Putuskan Biaya Haji Turun Rp 2 Juta di Tengah Kenaikan Harga Avtur Global
Prabowo juga menjelaskan bahwa mekanisme pergantian kekuasaan melalui impeachment atau pemakzulan bukanlah hal yang tabu, selama dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ia menekankan, seluruh proses tersebut harus melalui lembaga negara yang berwenang dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
“Tapi impeachment melalui saluran, DPR MPR, MK, dilakukan tidak masalah," ujarnya.
Prabowo mencontohkan pemimpin negara yang diganti dengan cara pemakzulan. Namun, mereka tetap turun dengan damai.
"Dalam sejarah kita telah terjadi beberapa pergantian, Bung Karno turun dengan damai, Pak Harto turun dengan damai, Gus Dur turun dengan damai melalui proses, tidak melalui kekerasan," bebernya.
Baca Juga: Besok, Presiden Prabowo Dijadwalkan Meresmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap percaya pada sistem demokrasi yang telah dirancang oleh para pendiri bangsa.
Menurutnya, sistem tersebut sudah terbukti mampu menjaga stabilitas negara dalam berbagai situasi.
“Jadi saudara-saudara percayalah pada sistem yang telah dibangun pendiri bangsa kita, percayalah pada kekuatan kita sendiri pada Indonesia," pungkasnya.