JawaPos.com - Isak tangis keluarga pecah saat jenazah Praka Farizal Rhomadhon atau Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon tiba di rumah duka, pada Sabtu (4/4) malam. Farizal merupakan prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon.
Mengutip Radar Jogja (Jawa Pos Grup), keluarga dan masyarakat telah berkumpul sejak pukul 19.00 WIB. Sebelum jenazah tiba, warga sekitar menggelar tahlilan sembari melantunkan doa untuk almarhum.
Usai tahlilan, masyarakat tidak langsung pulang. Mereka tetap bertahan di rumah duka untuk menunggu kedatangan jenazah.
Baca Juga: Ketahuan Haji Ilegal, Kemenhaj Sebut Warga Indonesia Terancam Dicekal 10 Tahun
Sekitar pukul 21.15 WIB, kabar kedatangan jenazah di Bandara Adisutjipto mulai terdengar. Tak lama kemudian, menyusul informasi bahwa jenazah telah diberangkatkan menuju rumah duka.
Sepanjang perjalanan, iring-iringan ambulans dan patwal disambut masyarakat di sepanjang jalan yang dilalui. Warga tampak berjajar, mulai dari sekitar Jembatan Srandakan hingga menuju rumah duka.
Rombongan tiba di rumah duka sekitar pukul 22.40 WIB. Saat ambulans berhenti di halaman, keluarga menyambut dengan isak tangis.
Tangis semakin pecah ketika pintu ambulans dibuka, memperlihatkan jenazah yang telah berada di dalam peti dan berbalut bendera Merah Putih. Kedua orang tua almarhum yang turut dalam rombongan tampak berusaha menahan duka.
Kedatangan jenazah juga disambut masyarakat yang telah menunggu berjam-jam. Setelah suasana berangsur tenang, warga dipersilakan melaksanakan salat jenazah. Ratusan orang mengikuti prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Sementara itu, Komandan Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, Kolonel Inf Dimar Bahtera, menyampaikan bahwa proses pemulangan jenazah telah berjalan sesuai rencana, mulai dari penerbangan dari Turki hingga tiba di Tanah Air.
Jenazah juga sempat mendapatkan penghormatan dari keluarga besar TNI, termasuk Presiden RI, Prabowo Subianto.
“Alhamdulillah sesuai rencana, dan besok akan dimakamkan,” ujarnya.
Dandim 0731 Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, menjelaskan bahwa proses pemakaman akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni.
Jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka untuk menjalani prosesi adat setempat. Upacara pemberangkatan jenazah dijadwalkan berlangsung pukul 07.30 WIB dan akan dipimpin oleh Pangdam Iskandar Muda.
Selanjutnya, jenazah akan diberangkatkan menuju TMP Giripeni sekitar pukul 08.00 WIB. Prosesi pemakaman akan dilaksanakan secara militer.
Kegiatan tersebut dijadwalkan dipimpin oleh Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, Jenderal TNI Candra.