← Beranda
Tanpa Rivera, Persebaya Sukses Kalahkan Semen Padang berkat Team Work Solid
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 20 September 2025 | 15.16 WIB
Kapten Persebaya Bruno Moreira merayakan golnya ke gawang Semen Padang. (Media Persebaya) 

 

JawaPos.com-Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menyatakan timnya mampu tampil solid meski tidak diperkuat gelandang kreatif Francisco Rivera saat menang tipis 1-0 melawan Semen Padang. Laga pekan keenam Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat malam (19/9/2025), menjadi bukti Green Force tetap tangguh tanpa sang motor serangan.

Menurut Eduardo, Rivera memang berperan penting dalam membangun serangan Persebaya Surabaya. Namun, absennya pemain asing tersebut tidak membuat arah permainan tim kehilangan identitas.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan kemenangan ini adalah buah dari kerja keras dan team work dari seluruh skuad.

Setiap pemain yang diturunkan mampu menjalankan peran sesuai instruksi, bahkan mereka yang masuk dari bangku cadangan memberikan kontribusi nyata.

Eduardo menyebut fleksibilitas dan adaptasi menjadi kunci sukses Persebaya Surabaya mengalahkan Kabau Sirah. Beberapa pemain harus rela berganti posisi demi kebutuhan tim, namun semuanya bisa menampilkan performa terbaik.

“Rivera memang penting, tapi hari ini semua pemain bekerja fantastis. Kami adalah satu tim dengan 27 pemain,” ujar Eduardo Perez, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, pola permainan Persebaya Surabaya menekankan penguasaan bola dan penciptaan ruang. Dengan konsep itu, setiap pemain memiliki tanggung jawab sama untuk menjaga ritme permainan tetap berjalan.

Eduardo menekankan Persebaya Surabaya selalu ingin menguasai bola selama mungkin dalam setiap laga. Strategi tersebut terbukti efektif ketika menghadapi Semen Padang yang dikenal solid dalam bertahan.

“Semua yang bermain membantu tim. Beberapa harus berganti posisi, dan mereka bisa beradaptasi,” ujar Eduardo Perez.

Gol kemenangan Persebaya Surabaya tercipta melalui proses kerja sama tim yang rapi. Meski hanya berbuah satu gol, hasil tersebut cukup untuk mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukung sendiri.

Sementara itu, gelandang Persebaya Surabaya, Milos Raickovic, juga menilai kemenangan ini menunjukkan kekuatan kolektivitas tim.

Ia menegaskan Green Force tidak bergantung pada satu nama saja meskipun Rivera disebut salah satu pemain terbaik di liga.

“Rivera memang salah satu pemain terbaik di liga, tapi kami adalah tim yang siap berjuang bersama,” kata Milos.

Ia juga menambahkan kemenangan melawan Semen Padang membuktikan Persebaya Surabaya tetap solid meski menghadapi kesulitan.

Menurut Milos, Super League musim ini berlangsung sangat ketat karena setiap tim memiliki kualitas dan strategi berbeda. Namun, ia yakin Persebaya Surabaya punya kapasitas untuk bersaing di papan atas.

“Kami percaya dengan kualitas kami dan dengan arahan pelatih. Target kami selalu meraih tiga poin,” tegasnya.

Kemenangan atas Semen Padang semakin menegaskan Persebaya Surabaya memiliki kedalaman skuad yang bisa diandalkan. Adaptasi pemain untuk berpindah posisi menjadi bukti kekompakan mereka demi kepentingan tim.

Para pemain muda dan pelapis pun tak ragu menunjukkan kualitasnya saat dipercaya turun. Hal ini memberi sinyal positif Green Force siap menghadapi jadwal padat kompetisi.

Eduardo Perez juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemain yang menunjukkan dedikasi penuh. Ia menegaskan kemenangan ini adalah hasil dari kebersamaan dan mentalitas juang yang kuat.

Persebaya Surabaya kini semakin percaya diri menatap laga berikutnya. Dukungan suporter Bonek di GBT juga disebut menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.

Dengan modal tiga poin penting ini, Persebaya Surabaya tetap menjaga persaingan di papan atas Super League 2025/2026. Konsistensi dan kerja sama tim menjadi modal utama untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pesan Persebaya Surabaya tidak mudah goyah meski salah satu pilar utama absen. Justru, tim semakin kompak dan solid dengan semangat berjuang bersama.

Persebaya Surabaya menunjukkan karakter kuat sebagai tim besar yang tak bergantung pada satu individu.

Dengan strategi fleksibel dari Eduardo Perez dan pengorbanan pemain berganti posisi, Green Force berhasil menaklukkan Semen Padang 1-0 di GBT. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan