← Beranda
Pesawat N219 Buatan PTDI Sudah Merambah ke Pasar Global, Penjualan hingga ke Benua Afrika
Syahrul Yunizar• Sabtu, 28 September 2024 | 17.16 WIB
Pesawat N219 Buatan PTDI yang dijual sampai ke negara-negara Afrika. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktur Utama PT. Dirgantara Indonesia (PTDI) Gita Amperiawan sangat optimistis terhadap produk unggulan buatan dalam negeri, pesawat N219. Tidak hanya di Indonesia, ASEAN, dan Asia, PTDI sudah merambah pasar Afrika sebagai target market untuk menjual pesawat angkut multifungsi tersebut. Dia sangat percaya diri, PTDI dengan mengandalkan pesawat N219 bisa menjadi pemain global.

Gita menyampaikan hal itu di hadapan awak media pada Jumat (27/9). Menurut Gita, saat ini PTDI terus berusaha mengembangkan produk yang mereka buat dan memasarkan produk tersebut ke negara-negara yang menjadi target market.

”Bisa dibayangkan kita akan kesana, kita bangun di sana final assembly line, kita akan penetrasi secara market ke Afrika,” ungkap Gita.

Dikabarkan Kongo memborong lima unit N219 dari PTDI. Tidak hanya Afrika, Gita mengungkapkan bahwa sudah ada pembicaraan dengan Uni Emirat Arab berkaitan dengan N219. Selain itu, negara tetangga seperti Malaysia juga sudah berkomunikasi dengan PTDI.

”Jadi, kita bisa membayangkan hanya dengan satu produk anak bangsa, bagaimana kita bisa mempunyai penetrasi secara global,” imbuhnya. Kepercayaan diri itu semakin kukuh karena pesawat N219 sudah teruji.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri pertahanan (inhan), PTDI yakin mereka tidak sendirian. Mereka turut didukung oleh perusahaan inhan dalam negeri tier tiga, kemudian perguruan tinggi, pemerintah, dan seluruh komponen anak bangsa.

”PTDI juga tidak bisa menutup aspek-aspek kerja sama dan global strategy. Karena itu kami bekerja sama dengan UEA,” terang Gita.

Bukan hanya UEA, kerja sama juga dilakukan oleh PTDI dengan Turki, Tiongkok, Lockheed Martin, sampai Airbus. ”Karena menurut kami, sekarang saatnya kita tampil dan itu tidak bisa sendiri,” imbuhnya.

Pengembangan pesawat N219 juga sampai merambah ke jenis pesawat amphibi. Saat ini, PTDI masih mengembangkan N219 versi Amphibi, mewujudkan pesawat N219 yang bisa mendarat dan terbang dari permukaan air.

EDITOR: Edy Pramana