JawaPos.com - Pagar depan kanan Gedung DPR RI dijebol oleh sebagian massa aksi yang berdemo mengawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Pantauan JawaPos.com di lokasi, tampak beberapa orang massaa sudah menaiki pagar dan menggoyangkannya hingga rapuh.
Hal itu membuat massa aksi lain yang lebih besar, yaitu dari kalangan mahasiswa sempat terpecah suaranya. Banyak menganggap bahwa oknum orang-orang yang merobohkan pagar menuju gedung DPR itu tidak mengikuti konsolidasi Mahasiswa.
Di mobil komando, orator dari berbagai universitas meminta massa tak terprovokasi oknum yang merusak pagar tersebut.
Sementara itu, oknum massa yang tidak jelas mengenakan seragam apa itu terus memprovokasi mahasiswa agar berani masuk ie dalam pagar yang sudah dijebol tersebut.
Sebelumnya, Elemen massa aksi yang melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR RI berganti. Jika sebelumnya massa dipenuhi dengan elemen dari buruh, kini massa banyak diisi oleh mahasiswa dari berbagai universitas.
Massa aksi dari mahasiswa itu terlihat ada yang dari Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, hingga Universitas Paramadina.
Sementara itu, ada juga dari organisasi mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Saat tiba, massa aksi dari elemen mahasiswa itu langsung membakar ban yang membuat asap hitam membumbung tinggi.