← Beranda
Dua Gempa Terkini di Jatim, Guncang Pacitan dan Malang
Mahatryatma FirmansyahSelasa, 21 Mei 2024 | 23.03 WIB
BMKG mencatat bahwa dalam sepekan terakhir, terjadi aktivitas gempa signifikan. (Bmkg)

JawaPos.com – Gempa bumi mengguncang dua kota di Jawa Timur pada Selasa, 21 Mei 2024. Dua gempa yang terjadi pada dini hari dan pagi hari ini tidak menyebabkan tsunami.

Gempa pertama berkekuatan M 5,3 mengguncang Malang sekitar pukul 02.42 WIB. Pusat gempa berada 127 km tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 km.

"Gempa Mag:5,3 (127 km Tenggara KAB-MALANG-JATIM)," tulis BMKG di akun X pada Selasa (21/5).

Baca Juga: Malang dan Pacitan Diguncang Gempa Dini Hari, BPBD Sebut Kondisi Aman Tidak Ada Warga Terdampak

Kemudian, pada pukul 05.18 WIB, gempa berkekuatan M 4,0 mengguncang Kabupaten Pacitan. Pusat gempa berada 45 km barat daya Pacitan dengan kedalaman 50 km.

"Gempa Mag:4.0 (45 km barat daya PACITAN-JATIM)," tulis BMKG di akun X.

BMKG melaporkan gempa terjadi pada pukul 05.18 WIB dengan titik koordinat 8,48 Lintang Selatan (LS) dan 110,83 Bujur Timur (BT).

Baca Juga: Jember dan Lumajang Rasakan Guncangan Gempa Malang Magnitudo 5,3

BMKG mencatat bahwa informasi awal gempa diutamakan untuk kecepatan, sehingga hasil pengolahan data mungkin belum stabil dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan apakah gempa di dua kota tersebut menimbulkan kerusakan. Gempa dengan kekuatan magnitude (M) 5,3 di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Pusat gempa berada di 127 km tenggara Kabupaten Malang dan tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui website resminya pada 21 Mei 2024.

Baca Juga: Gunung Slamet Mengalami Peningkatan Aktivitas Gempa

Gempa terjadi pada pukul 19:42:13, dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami. Titik koordinat gempa berada pada 9,28 LS (Lintang Selatan) dan 112,61 BT (Bujur Timur).

BMKG mencatat bahwa dalam sepekan terakhir, terjadi aktivitas gempa signifikan yang dirasakan masyarakat sebanyak lima kali di wilayah Indonesia dengan variasi magnitudo dan kedalaman yang berbeda-beda.

EDITOR: Nicolaus Ade