JawaPos.com - Bagi seorang introvert, kebanyakan tempat kerja menjadi tantangan tersendiri, bahkan menjadi ruang yang kurang begitu nyaman untuk ditinggali.
Tak jarang, seorang introvert penuh dengan tekanan mental melebihi seorang ekstrovert atau ambivert di ruang publik tempat ia bekerja.
Namun, bekerja, mencari cuan untuk kebutuhan hidup menjadi sesuatu yang tak terhindarkan bagi setiap orang, termasuk seorang introvert.
Berikut beberapa tips survive di tempat kerja bagi seorang introvert agar tetap nyaman dan mengurangi tekanan mental yang dihadapi.
Dilansir dari blinkist.com dan sheownssuccess.com pada Rabu (27/3), terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan seorang introvert saat di tempat kerja.
Baca Juga: Hadiri Sidang Perdana Sengketa Pilpres di MK, Anies: Kita Berharap Bebas dari Tekanan dan Ancaman
- Bekerja hibrid atau dari rumah
Jenis pekerjaan hari ini tidak sekaku pekerjaan abad 20an ke belakang. Saat ini seseorang bisa bekerja dimanapun dan kapanpun.
Jika kantor kamu menyediakan fasilitas yang demikian, alias ada pilihan bekerja hibrid, bekerja dari rumah, atau semacamnya, manfaatkan peluang itu. Pasalnya, dengan begitu kamu akan lebih nyaman dan lebih maksimal bekerja.
- Jadwalkan pertemuan forum kecil
Jika di sebuah rapat biasanya berisi dengan banyak orang, introvert cenderung akan lebih pasif, bahkan menjadi pendengar.
Hal ini tidak menjadi masalah, namun kamu perlu untuk mengatur jadwal tertentu untuk forum yang lebih kecil. Entah itu tatap muka dengan atasan, atau pertemuan dengan hanya beberapa orang.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Terjebak dalam Status Friend Zone dan Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan
Di sana seorang introvert akan lebih nyaman untuk menyampaikan ide atau hal-hal yang sedang dikerjakan.
- Pahami kepribadian orang lain
Seorang introvert tidak hanya harus memahami kepribadiannya sendiri, melainkan juga wajib untuk memahami kepribadian orang lain, memahami karakter para koleganya.
Dengan begitu seorang introvert dapat membangun jaringan maupun komunikasi dengan baik serta dapat menjalin relasi yang strategis.
- Ubah kolega menjadi teman
Terkadang seorang introvert cukup canggung berinteraksi dengan kolega kerja yang begitu formal. Pasalnya, seorang introvert cenderung lebih nyaman dengan seorang teman yang dekat.
Oleh karenanya, kolega-kolega di tempat kerja ubahlah menjadi teman dekat. Buat kedekatan dengan mereka sehingga bisa bekerja dengan lebih nyaman dan maksimal.
Termasuk juga ketika kamu hendak menapaki karir dengan cara berjejaring, kamu bisa melakukannya dengan lebih intim pada sebuah jaringan kerja. Kamu bisa menjadikan jejaring tersebut sebagai teman dekat.
Baca Juga: Kisah Timnas Indonesia yang Telah Dua Kali Menjadi Mimpi Buruk Philippe Troussier
- Luangkan waktu untuk sendiri
Salah satu cara yang cukup ampuh untuk mengisi energi kembali seorang introvert atas segala aktivitas kerja yang menguras itu adalah dengan menyendiri.
Ini bukanlah hal yang buruk, ini adalah hal yang alamiah dan sangat baik bagi seorang introvert. Oleh karenanya, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sendiri di tengah padatnya aktivitas kerja. Serta rencanakan dengan baik agar berjalan sesuai harapan.
Entah itu waktu sebelum bekerja, ketika istirahat, di akhir pekan, selepas pulang kerja atau lainnya. Jika ada cela, gunakan waktu semaksimal mungkin untuk sendiri, entah itu untuk membaca buku atau hal lain yang disukai.
- Maksimalkan kekuatan introvert
Menjadi introvert bukanlah sebuah kerugian. Justru ada beberapa hal keuntungan menjadi introvert yang tidak dimiliki oleh seorang ekstrovert.
Misalnya, menulisnya baik, lebih teliti, lebih bijaksana reflektif, dan strategis, pendengar yang baik, self driven saat bekerja sendiri, emosional lebih terjaga dan lebih logis.
Baca Juga: Vietnam Dipermalukan Timnas Indonesia, Pelatih Phillipe Troussier Langsung Dipecat
Beberapa kelebihan introvert ini perlu dimaksimalkan di tempat kerja, karena memang itulah kekuatan dari seorang introvert. Hal ini menjadi nilai diri yang lebih dan bisa sangat dihargai di tempat kerja.
- Persiapan sebelum berbicara
Seorang ekstrovert barangkali lebih lihai dalam berbicara, namun tak sedikit pendapatnya hanyalah spontanitas.
Seorang introvert harus menyipkan segala hal yang hendak dibicarakan, seperti membuat poin-poin, susunan pembahasan dan lain sebagainya. Keuntungannya adalah kamu akan lebih berbobot, lebih bijaksana, lebih reflektif dalam menyampaikan sesuatu, bukan spontanitas belaka.