← Beranda
Kaya akan Vitamin! Berikut 5 Jenis dan Cara Makan Buah yang Sehat Bagi Penderita Diabetes
Diana Cinthya Theresia Purba• Selasa, 13 Februari 2024 | 23.21 WIB
Ilustrasi. Buah bervitamin C.

Jawapos.com - Kita pasti pernah mendengar bahwa kita tidak boleh makan buah jika menderita penyakit diabetes, karena buah mengandung karbohidrat dan gula alami bernama fruktosa yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Namun masih banyak buah-buahan yang akan kaya serat. Serat memperlambat pencernaan dengan mencegah kenaikan kadar gula darah. Ini juga membuat Anda merasa lebih kenyang, yang dapat membantu Anda menjaga berat badan yang sehat.

Buah-buahan mengandung karbohidrat yang meningkatkan kadar gula darah. Oleh karena itu, penting untuk menghitung karbohidrat yang Anda konsumsi dan menyeimbangkannya dengan obat-obatan, pola makan, dan gaya hidup Anda.

Dilansir Jawapos.com dari health.com Selasa (13/2), jika Anda menderita diabetes, mengikuti pola makan yang sehat sangatlah penting.

Pola makan yang seimbang dapat membantu mengontrol gula darah dan mengurangi risiko terjadinya kondisi kesehatan lain yang berhubungan dengan diabetes, seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Buah segar dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi dan ramah diabetes. Namun karena informasi yang salah, beberapa penderita diabetes berpendapat bahwa mereka sebaiknya menghindari buah karena sebagian besar buah mengandung banyak karbohidrat dan gula alami.

Sejumlah buah-buahan terkenal karena nilai gizi dan kadar gula darahnya yang sangat baik. Menurut health.com, berikut 5 buah yang terbaik untuk diabetes :

1. Buah Beri.
Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan blackberry adalah beberapa buah paling bergizi yang bisa Anda makan.

Tak hanya kaya akan serat, vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa dengan efek anti-inflamasi. Namun penelitian juga mengaitkan konsumsi buah beri dengan peningkatan pengendalian gula darah.

2. Buah Alpukat.
Alpukat merupakan buah unik yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Setengah buah alpukat hanya mengandung 8,5 gram karbohidrat dan sekitar 30 gram lemak sehat, menjadikan alpukat pilihan buah yang cerdas bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat.

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sangat tinggi, yang telah terbukti bermanfaat bagi penderita diabetes.

3. Buah Jeruk.
Buah jeruk, seperti jeruk dan jeruk bali, merupakan pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Buah-buahan tidak hanya rendah indeks glikemik (ukuran seberapa lambat atau cepat suatu makanan meningkatkan kadar gula darah), buah-buahan juga kaya nutrisi yang mengurangi peradangan dan mendukung kontrol gula darah yang sehat.

4. Buah Apel.
Apel juga merupakan buah dengan indeks glikemik rendah dan kaya nutrisi penting untuk mengelola diabetes.

Sebuah apel berukuran sedang mengandung sekitar 5 gram serat, termasuk serat larut, yang memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.

5. Buah Delima.
Makan buah delima telah dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol, serta meningkatkan resistensi insulin.

Karbohidrat bukan satu-satunya hal yang harus diwaspadai. Glikemik Indeks (GI) mengukur bagaimana makanan mempengaruhi gula darah.

Nilai makanan pada skala yang lebih rendah meningkat secara bertahap. Mereka yang berada di puncak skala dengan cepat meningkat.

Dikutip Jawapos.com dari WebMD Selasa (13/2), selain jenis buah yang baik ada juga 5 cara makan buah yang sehat untuk penderita diabetes :

1. Hati-hati dengan ukuran porsi, terutama buah kering. Seperti contohnya dua sendok makan kismis mengandung jumlah karbohidrat yang sama dengan satu buah apel kecil.

2. Pilihlah buah segar atau beku jika memungkinkan. Buah olahan, seperti saus apel, dan buah yang diawetkan dalam sirup atau jus seringkali mengandung lebih banyak karbohidrat dan dapat meningkatkan kadar gula darah lebih banyak dibandingkan buah segar.

3. Jika Anda mengonsumsi buah kering atau olahan, perhatikan labelnya. Banyak yang menambahkan gula dan porsinya mungkin sangat kecil.

4. Minum jus buah juga tidak mengandung serat seperti buah utuh, yang memperlambat pencernaan dan mencegah kenaikan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa minum banyak jus buah meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

5. Daripada makan dua porsi untuk sarapan, makanlah satu porsi untuk sarapan dan satu porsi untuk makan siang atau snack.

EDITOR: Hanny Suwindari