JawaPos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya atau yang biasa dikenal dengan Lapas Porong pada hari Kamis (25/1) melantik sejumlah 42 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Khusus.
Petugas KPPS Khusus itu merupakan jajaran Kemenkumham Jatim yang berdinas di Lapas Porong.
Sebagai petugas KPPS mereka nantinya juga akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Lapas Porong.
Dilansir dari Radar Sidoarjo (JawaPos Group), nantinya di Lapas Porong akan terdapat enam TPS khusus, dengan 1.181 orang warga binaan lapas yang termasuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Untuk itu sebelum memulai kegiatan pemungutan suara pada 14 Februari 2024 mendatang, pihak lapas akan menggelar simulasi bersama KPU, PPK, dan PPS Kabupaten Sidoarjo terlebih dahulu.
Menanggapi hal itu, Kalapas Kelas I Surabaya Jayanta menekankan pentingnya menjaga netralitas bagi jajarannya yang akan bertugas menjadi petugas KPPS Khusus.
“Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya” ujarnya.
Menurutnya, petugas KPPS mempunyai peran yang sangat vital dalam memastikan hak suara dari warga binaan lapas supaya tersalurkan dengan baik sesuai amanat Undang-Undang (UU).
Baca Juga: Navigasi Pemilu 2024: Mengenal Lebih Dekat 5 Surat Suara yang Akan Menentukan Nasib Bangsa
“Diperlukan anggota KPPS yang berintegritas. Netralitas adalah pondasi utama untuk memastikan kesuksesan pemilu secara aman dan luber jurdil” ungkapnya.
Meskipun demikian, ia mengatakan pihaknya akan menggelar simulasi pemungutan suara terlebih dahulu.
Tujuannya agar semua petugas dan warga binaan lapas benar-benar memahami seluruh proses mekanisme pemungutan suara yang ada.
Hal serupa disampaikan oleh Kakanwil Kemenkumham Jatim Heni Yuwono. Ia menyampaikan pihaknya bersama dengan KPU Jawa Timur sudah berkomitmen untuk memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada semua anggota KPPS Khusus di lapas.
Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pemilih saat nantinya kegiatan pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan.
Ia mengucapkan selamat bertugas bagi anggota KPPS Khusus dan percaya bahwa mereka akan berpegang pada integritas dan netral.
“Saya ucapkan selamat bekerja untuk melakukan pemungutan dan penghitungan suara, kami percaya bahwa jajaran kami akan melakukan tugas dengan penuh integritas dan netral tanpa ada tekanan dari pihak manapun” pungkasnya.***