JawaPos.com - Penyebaran berita hoax yang marak belakangan ini tidak lepas dari pemerintahan yang dipimpin Presiden VI Susilo Bambang Yudhoyono. Pasalnya, menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono, pemerintahan pria yang karib disapa SBY itu meninggalkan sejumlah permasalahan.
"Tapi ingat keadaan sekarang seperti ini seperti lahirnya sentimen anti RRC dan propaganda hitam semua tidak lepas dari pemerintahan yang dipimpin oleh SBY selama 10 tahun terakhir yang banyak meninggalkan masalah," ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (22/1).
Permasalahan itu, kata dia, baik dari sisi sosial, politik, dan ekonomi. Dimana pada akhirnya harus diselesaikan oleh Joko Widodo sebagai penerusnya. Tentu dengan kemampuan yang terbatas.
Akhirnya, lanjut Arief, jalan represif dan jalan pintas dengan menabrak semua aturan, diambil oleh Joko Widodo. Termasuk dalam membuat kebijakan ekonomi, politik, dan sosial.
"Jadi SBY yang menabur dengan bibit membangun bangsa dan negara yang kurang berkualitas akhirnya Joko Widodo menuai badai hoax dan fitnah. Dan rakyat lemah banyak hilang perhatiannya," pungkasnya. (dna/JPG)