← Beranda
Primetime Sukses di Bioskop, 4 Alasan yang Membuat Film Robert Pattinson Banyak Diminati
Risma Azzah Fatin• Rabu, 30 September 2026 | 03.38 WIB
Robert Pattinson dalam Primetime (Variety)

 

 

 

JawaPos.com – Film Primetime yang dibintangi Robert Pattinson berhasil mencuri perhatian penonton setelah meraih pendapatan USD 19,2 juta atau sekitar Rp304 miliar dari 2.863 bioskop di Amerika Utara pada akhir pekan pembukaannya.

Film produksi A24 tersebut mencatat salah satu pembukaan terbesar dalam sejarah studio dan mendapatkan respons positif dari kritikus dengan skor 87 persen di Rotten Tomatoes.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor, mulai dari daya tarik Pattinson hingga strategi pemasaran dan momentum festival film.

Seperti dilansir dari laman Variety pada Selasa (27/9), inilah empat alasan yang membuat film Robert Pattinson diminati banyak penonton.

1.     Daya Tarik Robert Pattinson

Robert Pattinson menjadi salah satu alasan utama penonton membeli tiket Primetime, dengan lebih dari 75 persen penonton menyebut dirinya sebagai daya tarik utama.

Popularitas Pattinson semakin kuat setelah tampil dalam sejumlah film besar pada 2026, termasuk The Drama dan The Odyssey, serta akan membintangi Dune: Part III. Meskipun tidak melakukan promosi besar-besaran, kehadiran Pattinson tetap mampu menarik perhatian penonton terhadap film tersebut.

2.     Dominasi Penonton Generasi Z

Primetime berhasil menarik penonton muda dengan 69 persen penonton pada akhir pekan pembukaan berusia di bawah 30 tahun. Angka tersebut menarik karena sebagian besar Generasi Z masih terlalu muda ketika program To Catch a Predator, yang menjadi inspirasi film, ditayangkan pada 2004 hingga 2007.

Keberhasilan ini juga menunjukkan kemampuan A24 membangun basis penonton muda melalui film-film dengan gaya visual kuat dan tema yang memicu perbincangan.

3.     Sambutan Meriah di Festival Film Venesia

Primetime memperoleh sambutan meriah selama pemutaran di Festival Film Venesia, termasuk tepuk tangan selama tujuh menit setelah film berakhir. Momentum tersebut membantu membangun perbincangan positif dan menarik perhatian sebelum film ditayangkan secara luas di bioskop. Sambutan di Venesia juga memberikan dorongan awal bagi film untuk mendapatkan ulasan dan rekomendasi dari penonton sebelum perilisan komersialnya.

4.     Sosok Sutradara Lance Oppenheim

Lance Oppenheim menjadi faktor lain yang membuat Primetime menarik karena film tersebut merupakan debutnya dalam penyutradaraan film naratif setelah dikenal melalui sejumlah karya dokumenter. Namanya kembali mendapat perhatian setelah meluncurkan dokumenter You Can See Everything bersama komedian Nathan Fielder mengenai pendiri Theranos, Elizabeth Holmes, di Festival Film Telluride.

Perkembangan karier Oppenheim membuat Primetime tidak hanya menarik karena pemerannya, tetapi juga karena menjadi bagian dari kemunculan seorang pembuat film muda yang semakin diperhatikan.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti