JawaPos.com - Dari magic menuju miracle. Mena Massoud, aktor yang dikenal melalui peran sebagai Aladdin dalam film Aladdin, kini hadir dalam karakter yang sangat berbeda sebagai Nabi Daniel, salah satu tokoh penting dalam Alkitab, melalui film epik Daniel and the Fiery Furnace.
Perubahan karakter ini menghadirkan sebuah perjalanan menarik dari dunia fantasi yang penuh keajaiban menuju kisah iman, keberanian, dan mukjizat Tuhan.
Jika Aladdin membawa penonton ke dunia magic, fantasi, dan petualangan, Daniel mengajak penonton masuk ke sebuah kisah yang lebih dalam: tentang seorang anak muda yang memilih untuk tetap teguh pada iman dan identitas, bahkan ketika berhadapan dengan tekanan, ancaman, dan kekuasaan.
Baca Juga: Kabar Gembira! RIIZE Siapkan Dua Comeback hingga Album Penuh “EMOTIION”
Dari Magic ke Miracle
From Magic to Miracle menjadi sebuah gambaran yang kuat atas perjalanan Mena Massoud dari Aladdin menuju Daniel.
Namun, Daniel and the Fiery Furnace bukan semata-mata kisah tentang mukjizat.
Di balik kisah spektakuler yang diangkat ke layar lebar, film ini membawa pesan tentang iman dan keberanian untuk tetap percaya ketika keadaan terlihat mustahil.
Baca Juga: Mu Jin-seong Curi Perhatian Lewat Peran Hacker Jenius di A Bona Fide Killer
Kisah Daniel menjadi semakin relevan bagi generasi muda saat ini. Hidup di Tengah lingkungan yang berusaha mempengaruhi identitas, nilai, dan keyakinannya, Daniel memilih untuk tetap berdiri teguh pada apa yang dipercaya.
Pesan tentang mempertahankan identitas dan iman di tengah tekanan inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama film tersebut.
Alpha Omega Film Membawa Kisah Daniel ke Indonesia
Di Indonesia, Daniel and the Fiery Furnace akan dibawa dan didistribusikan oleh Alpha Omega Film, bersama Anton Pratama sebagai sosok di balik distribusi film tersebut di pasar Indonesia.
Bagi Anton Pratama, Daniel and the Fiery Furnace memiliki potensi untuk menjangkau penonton yang lebih luas, tidak hanya sebagai film religi, tetapi juga sebagai sebuah kisah tentang keberanian, keteguhan, dan iman.
”From Magic to Miracle. Dari Aladdin menuju Daniel. Ini bukan hanya pergantian karakter, tetapi sebuah perjalanan dari dunia fantasi menuju sebuah kisah yang penuh dengan mukjizat Tuhan,” tutur Anton.
Anton melihat bahwa perjalanan Daniel memiliki pesan yang dekat dengan kehidupan generasi muda.
Baca Juga: Kasus Apa yang diselesaikan Yoo Hae Jin, Park Hae Il, dan Lee Min Ho dalam The Assassin(s)? Simak Le
”Daniel adalah seorang anak muda yang berada di tengah tekanan yang luar biasa, tetapi dia tidak kehilangan identitas dan imannya. Saya percaya pesan seperti ini sangat relevan bagi generasi muda saat ini,” terang Anton
Bukan Sekadar Film, tetapi Kisah tentang Iman
Daniel and the Fiery Furnace menghadirkan kisah tentang keberanian untuk tetap percaya ketika keadaan berada di luar kendali.
Di tengah dunia yang terus berubah, Daniel menjadi gambaran tentang seseorang yang memilih untuk tidak berkompromi dengan keyakinannya.
Baca Juga: Intip Karakter Yim Si Wan yang Perfeksionis serta Penyayang di Rumah dalam Drama Love In Disguise
Dia menghadapi tekanan, mempertaruhkan keselamatannya, dan berjalan melewati situasi yang tampak mustahil namun tetap memilih untuk percaya.
Di situlah kekuatan kisah Daniel: bukan hanya tentang seseorang yang menghadapi api, tetapi tentang iman yang tetap menyala ketika seseorang berada di tengah api kehidupan.
Kehadiran Mena Massoud sebagai Daniel juga menjadi jembatan menarik bagi generasi penonton yang sebelumnya mengenalnya sebagai Aladdin.
Baca Juga: Baekhyun EXO, Anderson .Paak, Connor Price, Nic D, Kembali dengan Single Baru
Dari karakter yang identik dengan magic, Mena kini membawa penonton menuju kisah yang berbicara tentang miracle dan kekuatan iman di tengah keadaan yang mustahil.
Dari kisah fantasi menuju kisah iman dan mukjizat Tuhan. Daniel and the Fiery Furnace hadir mulai 23 September 2026, di bioskop - bioskop Indonesia.