JawaPos.com - Setelah lebih dari setahun memilih fokus ke QUADLIPS, Feni Fitriyanti akhirnya kembali ke JKT48. Member Generasi 3 tersebut sudah diumumkan oleh Melody dan Shani akan kembali aktif bersama JKT48 mulai 1 Oktober 2026.
Feni sebelumnya memutuskan hiatus dari aktivitas JKT48 sejak 1 Agustus 2025. Ketika itu, Feni memilih memprioritaskan QUADLIPS karena merasa tidak bisa memberikan yang terbaik jika harus membagi fokus di dua tempat sekaligus.
Keputusan tersebut kemudian membawa Feni menjalani pengalaman baru. Bersama QUADLIPS, Feni bukan hanya aktif tampil dan menjalani berbagai kegiatan di luar Indonesia, tetapi juga dipercaya menjadi leader dan belajar memimpin anggota dengan latar belakang yang berbeda.
Kini, setelah merasa lebih tahu apa yang diinginkan dan ingin dilakukan, Feni memilih kembali ke JKT48. Dalam wawancara dengan JawaPos.com, Feni mengungkap alasan di balik comeback tersebut, cerita selama menjalani aktivitas bersama QUADLIPS, serta hal-hal yang ingin dibawanya ke JKT48.
Waktu mengumumkan hiatus dulu, Feni bilang ingin fokus ke QUADLIPS karena merasa tidak bisa memberikan yang terbaik kalau harus berdiri di dua tempat sekaligus. Sekarang Feni akan kembali aktif bersama JKT48 per 1 Oktober. Apa yang membuatmu merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk kembali?
Waktu itu aku merasa memang harus fokus ke satu hal dulu supaya bisa memberikan yang terbaik. Setelah melewati banyak hal di QUADLIPS, sekarang aku merasa sudah lebih tahu apa yang aku mau dan apa yang ingin aku lakukan.
Jadi ketika ada kesempatan untuk kembali, aku merasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mulai lagi dan memberikan yang terbaik buat JKT48.
Selama hiatus, kamu sudah menjalani pengalaman yang cukup berbeda bersama QUADLIPS, bahkan dipercaya menjadi leader. Ketika kembali ke JKT48, apakah kamu merasa pulang sebagai Feni yang sama, atau ada banyak hal yang berubah dari dirimu?
Aku rasa aku masih Feni yang sama, cuma sekarang datang dengan lebih banyak cerita dan pengalaman. Selama di QUADLIPS, terutama saat dipercaya jadi leader, aku banyak belajar tentang tanggung jawab dan cara memahami orang lain.
Jadi mungkin ada beberapa hal dalam diri aku yang berubah, tapi rasa sayang aku ke JKT48 dan orang-orang di dalamnya masih sama. Rasanya seperti pulang, tapi dengan versi Feni yang sedikit lebih dewasa.
Selama menjadi leader QUADLIPS, kamu bekerja dengan member dari beberapa negara dan punya pengalaman tampil di luar Indonesia. Apa pelajaran paling besar dari pengalaman itu yang sekarang ingin Feni bawa kembali ke JKT48?
Yang paling aku rasakan adalah belajar memahami orang lain. Di QUADLIPS aku bertemu orang-orang dengan budaya, kebiasaan, dan cara berpikir yang berbeda, jadi aku belajar untuk lebih sabar dan lebih terbuka.
Sebagai leader, aku juga belajar bahwa nggak harus selalu punya semua jawabannya sendiri. Kadang yang paling penting adalah bisa mendengarkan dan saling support. Itu yang ingin aku bawa kembali ke JKT48.
Feni pernah bilang JKT48 adalah rumah dan suatu saat akan kembali sebagai versi yang lebih baik. Setelah benar-benar kembali sekarang, apa yang paling ingin Feni lakukan atau berikan untuk member-member yang selama ini kamu sebut sebagai adik-adik?
Aku ingin bisa jadi tempat mereka cerita dan bertanya, tanpa merasa harus selalu punya jawaban. Aku pernah ada di posisi mereka, jadi aku tahu rasanya punya banyak hal yang ingin dicapai tapi kadang masih bingung harus mulai dari mana.
Kalau aku bisa berbagi pengalaman, mendukung mereka, atau sekadar jadi kakak yang bisa mereka andalkan, aku akan senang banget. Aku ingin mereka merasa kalau mereka nggak sendirian di perjalanan ini.
Selama lebih dari setahun hiatus, generasi dan wajah JKT48 juga banyak berubah. Ketika kembali nanti, apakah ada rasa seperti harus beradaptasi lagi dengan JKT48 yang sekarang?
Nggak terlalu sih, karena selama hiatus pun aku masih beberapa kali ketemu dan menemani member latihan, terutama waktu Gen 14 masih baru. Jadi aku masih cukup mengikuti perkembangan mereka.
Memang sekarang banyak wajah baru dan ada beberapa hal yang berubah, tapi rasanya nggak seperti kembali ke tempat yang benar-benar asing. Justru aku excited untuk bisa lebih dekat lagi sama mereka.
Kamu pernah memenangkan Sousenkyo, lalu ada perjalanan yang cukup berbeda bersama QUADLIPS. Apakah pengalaman di QUADLIPS mengubah cara Feni melihat posisi center atau peran sebagai seorang leader?
Iya, cukup mengubah. Dulu mungkin aku melihat center lebih sebagai posisi di depan, tapi setelah di QUADLIPS dan dipercaya jadi leader, aku belajar kalau memimpin itu bukan berarti harus selalu paling depan.
Kadang justru bagaimana kita bisa melihat orang-orang di sekitar kita, mendukung mereka, dan memastikan semuanya bisa berkembang bersama. Pengalaman itu bikin aku melihat peran center dan leader dengan cara yang lebih luas.
Kalau nanti Feni kembali tampil rutin di teater mulai Oktober, apa yang paling Feni rindukan dari aktivitas JKT48 selama hiatus? Apakah teater, member, atau justru interaksi langsung dengan fans?
Sebenarnya semuanya aku kangenin. Tapi kalau harus pilih, mungkin paling kangen teater dan interaksi langsung sama fans.
Selama hiatus, aku baru sadar kalau momen-momen sederhana di teater, ketemu member, ngobrol sama fans, itu ternyata yang paling aku rindukan. Jadi aku excited banget bisa merasakan itu lagi.
Setelah menjalani dua dunia di JKT48 dan QUADLIPS, apa target Feni sekarang? Apakah ingin membawa pengalaman QUADLIPS lebih jauh, memberikan sesuatu yang baru untuk JKT48, atau justru mencari tantangan baru lagi?
Sekarang aku ingin fokus dulu menjalani kembali perjalanan aku di JKT48 dan memberikan yang terbaik dari semua pengalaman yang sudah aku dapat selama di QUADLIPS.
Aku juga masih punya banyak hal yang ingin aku coba dan pelajari ke depannya, jadi untuk target yang terlalu jauh mungkin belum mau aku tentukan. Aku ingin menikmati prosesnya dulu dan lihat kesempatan apa yang datang.