← Beranda
Andrea Bocelli Bakal Rayakan 30 Tahun Album Romanza Bersama Penggemar di Indonesia
Abdul Rahman• Selasa, 15 September 2026 | 17.12 WIB
Andrea Bocelli rayakan 30 tahun album Romanza lewat 2 gelaran konser di Indonesia. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Andrea Bocelli akan kembali menyapa penggemarnya di Indonesia lewat konser Romanza 30th Anniversary World Tour. Kedatangan penyanyi pop tenor asal Italia itu sekaligus menjadi perayaan tiga dekade album Romanza, karya yang menjadi salah satu tonggak terpenting dalam perjalanan kariernya di musik classical crossover.

Bocelli dijadwalkan tampil dalam dua pertunjukan di Indonesia. Konser pertama akan berlangsung di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.

Kedatangan Bocelli kali ini menjadi momen spesial karena Indonesia menjadi salah satu titik penting dalam rangkaian perayaan 30 tahun Romanza. Bahkan, dua pertunjukan tersebut sebagai penampilan publik Bocelli di kawasan Asia Pasifik pada 2026, menjadikan Indonesia tujuan eksklusif bagi penggemarnya di kawasan tersebut.

Album yang Mengubah Karier Andrea Bocelli

Nama Andrea Bocelli sebenarnya sudah mulai dikenal sebelum album Romanza dirilis. Pada 1994, ia memenangkan kategori Newcomers di Sanremo Music Festival melalui lagu Il Mare Calmo Della Sera.

Setahun kemudian, ia kembali tampil di festival tersebut dan membawakan Con Te Partirò, lagu yang kemudian menjadi salah satu karya paling melekat dengan namanya.

Romanza kemudian memperkuat posisi Bocelli di panggung musik dunia. Album tersebut memuat sejumlah lagu yang hingga kini menjadi bagian penting dari repertoarnya, antara lain Con Te Partirò, Vivere, Per Amore, Il Mare Calmo Della Sera, Caruso, Vivo per Lei, serta Time to Say Goodbye yang dibawakan bersama Sarah Brightman.

Dalam katalog resmi Bocelli, Romanza tercatat sebagai album internasional yang dirilis pada 1997 dan langsung meraih posisi tinggi di berbagai tangga lagu dunia. Album tersebut juga memuat versi Time to Say Goodbye (Con Te Partirò) yang kemudian menjadi salah satu lagu paling dikenal dari karier Bocelli.

Secara global, Romanza telah terjual sekitar 20 juta kopi dan mendapatkan sertifikasi Platinum hingga Diamond di lebih dari 20 negara. Kesuksesan tersebut membuat album ini tidak hanya menjadi pencapaian komersial, tetapi juga ikut memperkuat popularitas genre classical crossover.

Bocelli mengatakan, Con Te Partirò merupakan salah satu lagu yang paling ikonis dari album tersebut dan menjadi karya yang memiliki kedekatan emosional dengan banyak pendengar.

“Lagu yang paling ikonis dan paling membekas bagi para pendengar adalah ‘Con Te Partirò’. Seperti lagu-lagu lain dalam album ini, lagu tersebut membawa perasaan dan kenangan yang telah menyentuh jutaan pendengar di seluruh dunia. Ini adalah lagu yang tentunya akan memberikan kesan mendalam bagi masyarakat di seluruh dunia. Lagu ini tentu akan dibawakan di Indonesia,” ujar Andrea Bocelli.

Dari Sanremo hingga Menjadi Ikon Classical Crossover

Perjalanan Bocelli setelah kesuksesan Romanza berkembang jauh melampaui panggung musik klasik.

Selama lebih dari tiga dekade, ia tampil dalam berbagai repertoar opera dan klasik sekaligus berkolaborasi dengan musisi dari beragam genre. Karier tersebut membuatnya mampu menjangkau pendengar musik klasik maupun penikmat musik populer.

Hingga kini, Bocelli telah menjual lebih dari 90 juta album di seluruh dunia. Namanya pun menjadi salah satu figur paling dikenal dalam musik classical crossover.

Kekuatan utama Bocelli terletak pada kemampuannya membawa karakter vokal opera ke dalam lagu yang tetap mudah diterima pendengar umum. Karena itu, karya-karyanya tidak hanya terdengar megah, tetapi juga memiliki kedekatan emosional yang kuat.

Hal tersebut pula yang membuat lagu-lagu dalam Romanza bertahan selama tiga dekade. Bagi sebagian pendengar, lagu-lagu tersebut bukan sekadar rekaman musik, melainkan menjadi bagian dari berbagai momen kehidupan, mulai dari pernikahan, perayaan keluarga hingga kenangan tentang orang-orang terkasih.

Borobudur Jadi Panggung Istimewa

Konser di Indonesia tidak hanya menawarkan pertunjukan musik. Pemilihan dua lokasi dengan karakter berbeda membuat rangkaian Romanza 30th Anniversary memiliki konsep tersendiri.

Pertunjukan di Borobudur pada 31 Oktober 2026 akan mempertemukan musik Bocelli dengan salah satu warisan budaya paling ikonik di Indonesia. Pihak penyelenggara juga menyiapkan cultural village yang menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan karakter lokal Magelang serta Jawa Tengah.

Bocelli sebelumnya mengungkapkan ketertarikannya terhadap Borobudur sebagai lokasi konser. Ia mengetahui Borobudur sebagai warisan UNESCO dan berharap musik serta keindahan alam dapat berpadu dalam satu pengalaman pertunjukan.

Sementara itu, konser pada 3 November 2026 akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pertunjukan tersebut akan menghadirkan format konser berskala besar bagi penonton di ibu kota.

Dua lokasi itu sekaligus memberikan pengalaman yang berbeda. Borobudur membawa nuansa warisan budaya dan destinasi wisata, sedangkan JIExpo menawarkan atmosfer pertunjukan musik berskala besar di pusat Jakarta.

Bukan Sekadar Konser Musik

Kehadiran Bocelli di Borobudur juga mendapat perhatian pemerintah karena dinilai memiliki potensi untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai konser internasional seperti ini dapat membantu memperkenalkan Borobudur sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sekitar destinasi.

Penyelenggara juga menyebut gelaran tersebut melibatkan berbagai pekerja kreatif dan profesional Indonesia, mulai dari tim produksi, teknisi, desainer hingga talenta di balik panggung. Konser internasional dinilai dapat menjadi ruang transfer pengalaman mengenai standar produksi pertunjukan kelas dunia.

Dengan demikian, konser Bocelli tidak hanya diposisikan sebagai pertunjukan musik, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Andrea Bocelli Siap Kembali ke Indonesia

Bagi Bocelli, konser ini menjadi kesempatan untuk kembali bertemu dengan penonton Indonesia setelah lebih dari satu dekade.

Ia mengaku antusias kembali tampil di Tanah Air dan ingin memberikan penampilan terbaik dalam perayaan 30 tahun Romanza.

“Meskipun suara saya mungkin telah mengalami perubahan selama 30 tahun terakhir, saya terus menjaga kesehatan dengan baik agar dapat memberikan penampilan terbaik saya kepada masyarakat Indonesia," ungkap Andrea Bocelli.

"Saya sangat senang dapat kembali ke Indonesia setelah satu dekade dan terutama menantikan untuk kembali merasakan kehangatan serta keramahan masyarakat Indonesia. Rambut saya mungkin kini sudah sepenuhnya putih, tetapi saya ingin berpikir bahwa warna tersebut mencerminkan kebijaksanaan dan kematangan yang saya bawa dalam perayaan istimewa ini,” imbuhnya.

Perjalanan Romanza sendiri menunjukkan bagaimana sebuah album dapat bertahan melampaui zamannya. Tiga puluh tahun setelah karya tersebut mengantarkan Bocelli ke panggung musik dunia, lagu-lagunya masih memiliki tempat bagi pendengar lintas generasi.

Kini, kisah itu berlanjut di Indonesia.

Lewat dua konser di Borobudur dan Jakarta, Andrea Bocelli tidak hanya merayakan usia tiga dekade Romanza, tetapi juga mengajak penonton Indonesia kembali menikmati lagu-lagu yang telah menjadi bagian dari sejarah musik classical crossover.

Jadwal konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary di Indonesia:

31 Oktober 2026: Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah

3 November 2026: Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta

Harga tiket yang tercantum dalam materi penyelenggara dimulai dari Rp 1,25 juta. Untuk pertunjukan di Borobudur, kategori tiket tertinggi mencapai Rp 17,5 juta, sedangkan tiket tertinggi untuk konser di JIExpo mencapai Rp 15,5 juta. Beberapa kategori premium juga menawarkan akses ke exclusive pre-event VIP lounge.

EDITOR: Abdul Rahman