JawaPos.com – Kematian Aaliyah pada 25 Agustus 2001 menjadi salah satu tragedi yang meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik R&B dan budaya pop.
Selama 25 tahun setelah kepergiannya, terdapat 7 fakta mengenai kecelakaan pesawat yang merenggut nyawa penyanyi berusia 22 tahun tersebut kembali menjadi perhatian, seperti dilansir dari laman People pada Selasa (25/8).
1. Aaliyah Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat di Bahama
Aaliyah meninggal pada 25 Agustus 2001 setelah pesawat Cessna 402B yang ditumpanginya jatuh tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Marsh Harbour, Pulau Abaco, Bahama. Saat itu, Aaliyah dan delapan orang lainnya baru menyelesaikan proses pengambilan video musik Rock the Boat dan hendak kembali ke Miami.
2. Pesawat Mengalami Kelebihan Muatan
Hasil penyelidikan menyebutkan pesawat yang membawa Aaliyah dan rombongannya mengalami kelebihan muatan sekitar 700 pon atau sekitar 318 kilogram saat lepas landas. Kondisi tersebut diperburuk oleh dugaan distribusi berat penumpang dan barang yang tidak merata serta tidak dilakukannya pemeriksaan berat sebagaimana dipersyaratkan.
3. Pilot Pesawat Diketahui Memiliki Masalah Terkait Sertifikasi dan Zat Terlarang
Penyelidikan menemukan bahwa pilot Luis Antonio Morales tidak memiliki sertifikasi yang diperlukan untuk menerbangkan Cessna 402B dan baru bekerja untuk perusahaan penerbangan sewaan tersebut beberapa hari sebelum kecelakaan. Pemeriksaan setelah kecelakaan juga menemukan kokain dalam urinenya serta jejak alkohol di dalam perutnya.
4. Kecelakaan Menewaskan Aaliyah dan 8 Orang Lainnya
Pesawat tersebut membawa Aaliyah bersama delapan penumpang dan awak lainnya, termasuk penata rambut, pengawal, eksekutif perusahaan rekaman, serta pilot. Aaliyah dan lima orang lainnya meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga korban lainnya meninggal pada hari berikutnya akibat luka-luka yang mereka alami.
5. Kecelakaan Terjadi Setelah Proses Perjalanan Menuju Amerika Serikat Mengalami Sejumlah Persoalan
Sebelum penerbangan, terjadi perubahan perusahaan penerbangan sewaan pada menit terakhir yang menyebabkan batas muatan pesawat menjadi lebih rendah. Pesawat juga tiba hampir dua jam terlambat, sementara berat penumpang dan barang bawaan tidak diperiksa sebelum keberangkatan meskipun terdapat kekhawatiran mengenai banyaknya peralatan yang dibawa.
6. Keluarga Aaliyah Menempuh Jalur Hukum Setelah Kecelakaan Tersebut
Orang tua Aaliyah, Diane dan Michael Haughton, mengajukan gugatan kematian tidak wajar terhadap perusahaan produksi Rock the Boat dan sejumlah pihak lain yang dinilai berkaitan dengan pengaturan perjalanan. Keluarga kemudian mencapai kesepakatan dengan sejumlah pihak yang digugat pada 2003, meskipun nilai penyelesaiannya tidak diungkapkan kepada publik.
7. Warisan Aaliyah Tetap Hidup Melalui Musik dan Budaya Populer
Meskipun meninggal pada usia 22 tahun, Aaliyah tetap dikenang melalui karya musik, penghargaan anumerta, serta pengaruhnya terhadap generasi musisi berikutnya. Pada 2025, boneka Barbie yang dibuat menyerupai dirinya bahkan dilaporkan terjual habis dalam waktu sekitar 30 menit setelah dirilis, menunjukkan bahwa popularitas dan warisannya tetap bertahan hingga puluhan tahun setelah kematiannya.