JawaPos.com - Pokemon atau pocket monster adalah makhluk-makhluk seperti hewan biasa yang memiliki kekuatan supernatural sesuai dengan elemen mereka masing-masing. Manusia telah hidup berdampingan dengan mereka sejak awal peradaban.
Kita berhasil menemukan cara untuk hidup berdampingan dengan melatih beberapa Pokemon tertentu, lalu kemudian dapat menggunakan mereka sebagai alat pembantu, sama seperti kita menunggangi kuda sebagai transportasi. Alat merawat mereka seperti hewan peliharaan rumahan.
Manusia kemudian perlahan-lahan hidup berpasangan dengan setidaknya satu ekor Pokemon. Hewan ini dapat hidup sebagai hewan peliharaan, sahabat hingga rekan kerja.
Kecuali Tim (Justice Smith), ia tidak memiliki rekan Pokemon sama sekali. Ia telah mencoba untuk mendekati beberapa Pokemon, tapi tidak ada dari mereka yang cocok dengannya. Walaupun begitu, tanpa Pokemon pun, Tim dapat menjalani hidup dan kesehariannya tanpa masalah.
Baca Juga: Sinopsis FIlm Life (2017): Lebih Baik Sendirian daripada Menghadapi Sesuatu yang Tidak Kita Kenal
Hingga suatu hari ia mendapatkan kabar bahwa ayahnya menghilang dalam aksi. Ayahnya adalah seorang detektif di Kota Ryme, dan terakhir ia terlihat adalah saat ia mengalami kecelakaan mobil saat hendak menyelidiki sebuah kasus.
Karena bangkai mobilnya telah terbakar parah, polisi tidak bisa menemukan jenazah yang tersisa dari kebakaran tersebut. Kepolisian menyatakan ayah Tim meninggal di tempat.
Mendengar kabar itu, Tim segera pergi ke Kota Ryme untuk menerima barang-barang peninggalan ayahnya dan membereskan apartemen ayahnya.
Kota Ryme sangat berbeda dengan kota kecil dimana Tim tinggal. Kota Ryme adalah kota besar yang sibuk dan padat, serta telah menegakkan hukum untuk melarang adu Pokemon seperti dulu.
Setelah bertemu dengan kapten kepolisian dimana ayahnya bekerja, Tim segera menuju apartemen ayahnya, yang juga dulunya adalah rumahnya sebelum ibunya meninggal. Dalam perjalanan menuju apartemen Tim bertemu dengan Lucy (Kathryn Newton), seorang staf jurnalis di stasiun berita televisi lokal, dan Pokemonnya, Psyduck.
Lucy menjelaskan bahwa kematian ayahnya sangat aneh dan tidak dapat dijelaskan dengan baik. Lucy mencoba untuk mencari fakta dari Tim, tapi Tim tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan Lucy karena mereka tidak dekat, karena itu Lucy memberikan nomornya kepada Tim.
Setelah sampai di apartemen, Tim menemukan apartemen berantakan dengan dokumen-dokumen kasus tersebar dimana-mana. Dan seekor Pikachu (suara oleh Ryan Reynolds) yang mengenakan topi, Tim mengira bahwa Pikachu tersebut adalah rekan ayahnya.
Tiba-tiba Pikachu dapat berbicara bahasa manusia, serta Tim dan Pikachu bisa mengerti perkataan satu sama lain. Tapi ternyata Tim hanya bisa mengerti Pikachu saja, dan hanya Tim yang bisa berbicara dengan Pikachu.
Kamar ayahnya juga berisikan tabung-tabung berisi gas berwarna ungu aneh. Salah satu tabung tersebut tidak sengaja dibuka oleh Tim dan gas tersebut membuat seekor Aipom menjadi agresif dan mengejar Tim serta Pikachu.
Baca Juga: Sinopsis Film Iron Lung (2026): Film Debut Markiplier yang Dijamin Membuat Tidur Tidak Tenang
Tim dan Pikachu mengungsi ke sebuah cafe dekat situ. Setelah suasana lebih tenang, Tim mempelajari bahwa Pikachu ini mengalami amnesia. Pikachu menemukan alamat rumah ayah Tim karena pesan dalam label topinya yang bertuliskan kontak ayah Tim. Tapi Pikachu tahu bahwa ia sedang menangani sebuah kasus sebelum ia kehilangan ingatannya.
Tim segera mencari Lucy dan melalui Lucy ia mendapati bahwa ayahnya sempat mengunjungi sebuah laboratorium terpencil untuk mencari petunjuk kasusnya. Lucy juga menceritakan bahwa akhir-akhir ini dikabarkan sering terjadi serangan oleh Pokemon terhadap manusia di Kota Ryme, tapi ia kekurangan bukti, maka ia mencoba untuk menemui ayah Tim yang seorang detektif.
Film Detective Pikachu (2019) adalah film bertema detektif dan sains fiksi, dengan menggunakan Dunia Pokemon yang berasal dari video game asal Jepang, Pokemon.
Para penggemar Pokemon telah menunggu lama perilisan film ini dan berhasil menyambutnya dengan baik. Film ini menggunakan CGI untuk mengisi sisi-sisi sains fiksi dan membuat hidup para Pokemon lucu ini.
Plot cerita film ini tidak berat, sehingga dapat ditonton oleh semua orang dan menjadikannya film yang bisa ditonton pada waktu luang. Akan tetapi, karena plot ceritanya sangat mudah untuk dipahami, beberapa orang merasa film ini tidak memiliki bobot.
Film ini mendapatkan skor 6.5/10 di IMDb dan 82% Popcornmeter di Rotten Tomatoes.