← Beranda
Sinopsis Film Journey 2: The Mysterious Island, Kembali Berpetualang Bersama Karya Jules Verne
Alberta Dionny NatanuelKamis, 20 Agustus 2026 | 04.32 WIB
Poster film Journey 2: The Mysterious Island (IMDb)

 

JawaPos.com - Sebuah petualangan dapat mengubah seseorang seutuhnya, terutama jika petualangan itu mempengaruhi hal yang sangat penting. Akibatnya, seseorang dapat mengubah cara hidupnya secara signifikan. 

Salah satu penulis cerita bertema petualangan paling terkenal di dunia adalah seorang pria asal Perancis bernama Jules Verne. 

Karena karya-karyanya yang sangat menarik dan menginspirasi, banyak penggemarnya mengira bahwa lokasi-lokasi dalam karyanya adalah tempat-tempat nyata. 

Sean (Josh Hutcherson) menjadi seorang Vernian, penggemar Jules Verne yang percaya bahwa karyanya bukanlah fiksi biasa, setelah kembali dari Pusat Bumi bersama pamannya, Trevor. 

Baca Juga: Sinopsis Film Zathura (2005): Jumanji di Luar Angkasa, Selesaikan Permainannya agar Bisa Pulang

Namun, Sean tidak dapat menentukan batasannya dan masih membutuhkan orang dewasa untuk memberi tahu apa yang benar dan salah. 

Suatu malam, setelah membobol stasiun radio, ia dikejar oleh polisi dan berakhir jatuh ke dalam kolam milik tetangga. Untungnya, ayah tirinya, Hank (Dwayne Johnson), dapat menghentikan para polisi saat hendak mengurungnya di penjara anak. 

Setelah diinterogasi, Sean mengaku bahwa ia mendengar sesuatu di radio yang ia curigai sebagai pesan rahasia dari kakeknya, Alexander (Michael Caine). Kakeknya, ayah dari almarhum ayahnya, juga telah lama menghilang setelah melakukan perjalanan. 

Hank, yang ternyata adalah ahli sandi sebelum pensiun dari militer, memutuskan untuk membantunya memecahkan sandi. Dari hasil tafsir sandi, Hank dan Sean mendapati bahwa pesan menyebutkan tiga buku karya Jules Verne, Pulau Harta Karun, Perjalanan Gulliver, dan Pulau Misterius. Mereka menyadari bahwa koordinat dari ketiga lokasi berada di sebuah pulau di Pasifik Selatan. 

Dari titik koordinat itu, Palau adalah tempat terdekat untuk melakukan transit sebelum kesana. Mengetahui betapa jauhnya tempat tersebut, Hank dan Sean mencari-cari alasan agar bisa ke sana tanpa dicurigai oleh ibu Sean. Mereka mengatakan bahwa perjalanan ini dapat membangun hubungan baik antara Hank dan Sean. 

Setelah mereka mendapatkan izin dari ibu Sean, mereka segera pergi ke Palau. Di sana mereka menyewa seorang pilot bernama Gabato Laguatan (Luis Guzman) dengan helikopternya. Bersama pilot Gabato, putrinya, Kailani (Vanessa Hudgens), ikut bersama mereka sebagai teknisi dan asisten pilot. 

Dalam perjalanan mereka menuju pulau, mereka dihantam oleh badai siklon kencang dan helikopter mereka jatuh. Untungnya mereka jatuh tepat di titik koordinat. 

Di pulau tersebut, mereka berempat menemukan banyak sekali hal-hal aneh. Hewan-hewan raksasa menjadi mungil, dan serangga-serangga kecil menjadi raksasa. Begitu pula tanaman-tanamannya, apa yang seharusnya berukuran besar menjadi kecil, dan sebaliknya. 

Baca Juga: Sinopsis Film Project Hail Mary (2026): Mengorbankan Beberapa untuk Banyak di Luar Angkasa

Dalam penjelajahan mereka, kru baru kita ini bertemu dengan sekelompok hewan aneh dan dikejar oleh mereka. Untungnya, mereka segera mendapatkan bantuan dari Alexander, yang tiba-tiba muncul dan menolong mereka. 

Alexander ternyata telah terjebak di pulau tersebut sangat lama dan memutuskan untuk mempelajarinya. Ternyata pulau tersebut adalah Pulau Misterius yang disebut dalam karya Jules Verne. 

Alasan mengapa pulau tidak diketahui atau tercatat dalam peta adalah karena pulau itu muncul dan tenggelam setiap 70 tahun. Alexander percaya bahwa mereka masih memiliki waktu sebelum pulau kembali ke dasar laut, namun Hank menemukan banyak tanda-tanda yang berkata sebaliknya. 

Film Journey 2: The Mysterious Island (2012) adalah sekuel dari film Journey to the Center of the Earth (2008) dengan satu bintang film yang sama, yaitu Josh Hutcherson. 

Walaupun film ini memiliki hasil edit dan cerita menarik, film ini termasuk film gagal karena plot serta perkembangan karakter yang lemah. 

Ketika film pertamanya berfokus pada satu cerita Jules Verne, film ini menggabungkan banyak kisah karya Verne. Ide itu, walaupun terlihat bagus, membuat film ini terlihat konyol dan berlebihan. 

Namun, film ini masih seru untuk ditonton dan menjadi salah satu film favorit para penggemar fiksi sains. 

Film ini mendapatkan skor 5.7/10 di IMDb dan 59% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. 

Baca Juga: Sinopsis Film Journey to the Center of the Earth (2008): Menjelajah Pusat Bumi yang Menakjubkan

EDITOR: Candra Mega Sari