← Beranda
Musik Ghibli Bawa Joe Hisaishi Cetak Tiga Rekor Guinness Lewat Konser Musik Film
Dhimas GinanjarRabu, 19 Agustus 2026 | 16.21 WIB
Komposer Jepang Joe Hisaishi memegang sertifikat Guinness World Records di New York pada 11 Agustus 2026. (Sarah Hyun/Kyodo)

JawaPos.com - Musik dari film-film Studio Ghibli kembali menunjukkan daya tariknya di panggung dunia. Komposer dan konduktor Jepang Joe Hisaishi mencetak tiga rekor Guinness World Records lewat rangkaian konser musik film di tiga kota besar.

Penghargaan tersebut diberikan bulan ini, salah satunya setelah Hisaishi menyelesaikan rangkaian konser selama sepekan di Radio City Music Hall, New York.

Pada malam ketujuh sekaligus penampilan terakhir, Hisaishi menerima sertifikat Guinness untuk rekor penampilan berturut-turut terlama oleh seorang komposer musik klasik di venue ikonik tersebut.

Dua rekor lainnya diberikan setelah pertunjukan pembuka pada 11 Agustus. Hisaishi tercatat sebagai komposer musik klasik dengan penjualan tiket tertinggi dalam satu rangkaian pertunjukan di Hollywood Bowl, Los Angeles, serta komposer musik klasik dengan jumlah tiket terjual terbanyak dalam satu rangkaian pertunjukan di Tokyo Dome.

"Saya hanya menjalani semuanya selangkah demi selangkah. Awalnya saya melakukan ini di Jepang, lalu ketika mulai membawanya ke seluruh dunia, orang-orang di berbagai negara menerimanya," ujar Hisaishi kepada Kyodo.

Hisaishi mengatakan dirinya tidak menyangka konsernya dapat menarik penonton dalam jumlah sebesar itu.

"Sebelum saya menyadarinya, orang-orang datang ke konser saya dalam jumlah yang mungkin bahkan sulit dicapai musisi klasik dan pemain orkestra di sini," katanya.

Menurut Guinness World Records, tiga pertunjukan Hisaishi bersama Los Angeles Philharmonic di Hollywood Bowl pada 21-23 Juli tahun ini terjual sebanyak 45.538 tiket.

Sementara itu, Studio Ghibli Film Concert Tour Final di Tokyo Dome pada 16-17 Juli 2025 mencatat penjualan 133.453 tiket.

Di New York, Hisaishi memimpin paduan suara MasterVoices dan Orchestra of St. Luke's selama sepekan di Radio City Music Hall. Gedung pertunjukan di Midtown Manhattan tersebut memiliki kapasitas sekitar 6.000 penonton.

Penonton langsung bersorak ketika melodi dari sejumlah film anime karya sutradara Hayao Miyazaki mulai dimainkan, termasuk "Nausicaa of the Valley of the Wind", "My Neighbor Totoro", "Princess Mononoke", dan "Spirited Away" yang meraih Oscar.

Hisaishi juga mengajak putrinya tampil dalam konser tersebut. Sang putri bernyanyi ketika Hisaishi memainkan piano untuk "One Summer's Day", lagu ikonik dari "Spirited Away", yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

Adegan dari film-film tersebut turut ditampilkan melalui tiga layar yang digantung di langit-langit auditorium.

Popularitas musik Hisaishi bahkan membuat sejumlah penggemar datang dari luar negara bagian. Salah satunya Miles Gooden, yang berulang tahun ke-31 pada Rabu pekan lalu.

Gooden datang bersama keluarganya yang berjumlah lima orang dari Washington menggunakan bus dalam perjalanan sehari khusus untuk menghadiri konser. Ia mengaku sangat ingin mendengar musik utama dari "Howl's Moving Castle" dan lagu-lagu dari "Spirited Away".

Hisaishi, yang memiliki nama asli Mamoru Fujisawa, memulai karier sebagai komponis musik kontemporer dengan ketertarikan pada musik minimalis. Ia merilis album solo pertamanya pada 1982.

Nama panggung Joe Hisaishi diambil sebagai penghormatan kepada musisi jazz dan produser musik Amerika Serikat Quincy Jones yang dikaguminya.

Kolaborasinya dengan Miyazaki dimulai melalui "Nausicaa of the Valley of the Wind" pada 1984. Selain karya-karya Ghibli, Hisaishi juga menciptakan musik untuk sejumlah film sutradara Jepang Takeshi Kitano, termasuk film kriminal "Hana-bi" yang memenangkan Golden Lion di Festival Film Venesia pada 1997.

"Saya merasa harus terus melakukan apa yang sejak awal ingin saya lakukan, yakni menyampaikan musik kepada setiap orang. Saya pikir itu yang paling penting," ujar Hisaishi.

Seperti dilansir Kyodo, Rabu (19/8), tiga rekor Guinness tersebut menambah catatan baru dalam perjalanan karier Hisaishi yang telah membawa musik film Jepang kepada penonton di berbagai negara.

EDITOR: Dhimas Ginanjar