← Beranda
Sinopsis Film Journey to the Center of the Earth (2008): Menjelajah Pusat Bumi yang Menakjubkan
Alberta Dionny NatanuelRabu, 19 Agustus 2026 | 06.28 WIB
Poster film Journey to the Center of the Earth (2008) (IMDb)

 

JawaPos.com - Ada banyak sekali cabang ilmu tentang Bumi. Tidak hanya tentang makhluk hidup yang menghuni tempat ini, tapi juga tiap lapisan tanahnya hingga pusat planet. Walaupun para ahli mengatakan satu hal, tidak ada salahnya kita membayangkan hal-hal menarik yang mungkin dapat terjadi. 

Jules Verne (1828-1905) adalah salah satu tokoh besar dalam dunia sastra. Banyak buku-buku dan karyanya memiliki tema perjalanan serta petualangan besar, yang pada masanya terdengar sangat tidak mungkin. 

Karya-karyanya, walaupun fiksi, mendorong banyak sekali orang untuk menjelajah dunia hingga ke pusat Bumi. Seperti dalam karyanya 'Perjalanan ke Pusat Bumi' (1864). 

Trevor Anderson (Brendan Fraser) adalah peneliti gunung berapi di sebuah universitas di Boston. Ia bekerja di sana demi mempertahankan laboratorium milik kakaknya, Max (Jean-Michel Pare), yang menghilang sepuluh tahun yang lalu. 

Baca Juga: Sinopsis Film Zathura (2005): Jumanji di Luar Angkasa, Selesaikan Permainannya agar Bisa Pulang

Suatu hari, Trevor hampir lupa bahwa keponakannya, anak Max, Sean (Josh Hutcherson), seharusnya tinggal bersamanya selama sepuluh hari. Ini karena ibu Sean, hendak pindah ke Kanada dan membutuhkan waktu mempersiapkan rumah mereka di sana sebelum Sean menyusulnya. 

Ketika menurunkan Sean di rumah Trevor, ibu Sean juga meninggalkan sebuah dus berisikan barang-barang milik Max. 

Trevor berusaha untuk akrab dengan Sean dengan menceritakan beberapa hal tentang Max. Terutama karena Sean tidak pernah benar-benar mengenal ayahnya. 

Mereka membongkar dus berisi barang-barang peninggalan Max, lalu Trevor menemukan novel Perjalanan Menuju Pusat Bumi karya Jules Verne. Trevor hendak menceritakan tentang buku tersebut kepada Sean, tapi menemukan banyak pesan di dalamnya dari saudaranya.

Mencurigai pesan-pesan aneh, Trevor mengajak Sean ke laboratorium milik Max. Ternyata Max sedang meneliti gunung-gunung berapi dengan radar buatannya sekitar 10 tahun lalu, bertepatan dengan periode ia menghilang. Mereka juga menemukan ada titik baru dalam radar di Snaefell, sebuah gunung mati di Islandia. 

Trevor percaya bahwa Max pergi ke sana untuk mencari jalan atau lorong gunung berapi. Untuk membuktikannya, Trevor harus pergi ke Islandia dan menelitinya. 

Awalnya Trevor hendak mengirim Sean ke Kanada lebih cepat, tapi Sean menolak dan meminta Trevor untuk membawanya ke Islandia bersamanya. Setelah perdebatan singkat, Trevor menurutinya. 

Sesampainya di Islandia, Trevor harus mencari ahli gunung berapi lain bernama Sigurbjorn Asgeirsson. Tapi mereka mendapatkan berita buruk, si ahli gunung berapi itu telah meninggal. Namun, kabar baiknya adalah mereka bertemu dengan anak dari mendiangnya, Hannah (Anita Briem). 

Baca Juga: Sinopsis Film Ocean's Eight (2018): Spin Off Trilogi Ocean's yang Menunjukkan Bahwa Perempuan Juga Bisa

Hannah menceritakan bahwa ternyata ayahnya dan Max adalah Vernian, orang-orang yang mempercayai bahwa tulisan Jules Verne adalah nyata. 

Tidak ingin kembali dengan tangan kosong, Trevor mempekerjakan Hannah, yang seorang pemandu gunung, untuk mengantarkannya ke atas gunung dan memasang peralatan agar Trevor bisa melakukan penelitian mengenai gunung tersebut. Ternyata Gunung Snaefells disebutkan dalam novel sebagai pintu masuk pusat Bumi. 

Dalam perjalanan mereka ke puncak dan memasang peralatan baru, mereka bertiga tiba-tiba dihujani badai petir hebat yang mendorong mereka masuk ke dalam gua. Namun petir menyambar bibir gua dan membuatnya runtuh, lalu mengurung mereka di dalam. 

Dalam gua, Trevor mendapati dindingnya dipenuhi magnesium. Hannah tiba-tiba menyadari bahwa mereka berada di gua menuju tambang yang ditutup 60 tahun lalu, setelah terjadi bencana yang membunuh puluhan buruh tambang. 

Tiba bisa menemukan jalan keluar dan masih bisa mendengar suara badai petir di luar, Hannah, Trevor dan Sean memutuskan untuk masuk ke dalam gua, berharap menemukan jalan keluar lain. Tapi mereka malah menemukan banyak sekali hal-hal aneh dan menyadari bahwa mereka memulai perjalanan mereka ke pusat Bumi. 

Film 'Journey to the Center of the Earth' (2008) adalah film yang diadaptasi dari novel klasik dengan judul sama oleh Jules Verne. Film ini juga menjadi salah satu film 3D pertama dan dirilis pertama kali dalam bentuk 3D. 

Film ini juga didesain lebih ramah anak-anak, sehingga orang dewasa belum tentu dapat menikmatinya. Karena itu, film ini bukanlah film untuk diperbincangkan atau didiskusikan dalam-dalam. 

Film ini memenangkan Penghargaan Musik Film BMI pada tahun 2009. Film ini juga mendapatkan skor 5.8/10 di IMDb dan 59% Tomatometer di Rotten Tomatoes. 

Baca Juga: Sinopsis Film The Shadow's Edge (2025): Mencari Jejak Perampok Terbesar di Makau dengan Ilmu Spionase

EDITOR: Candra Mega Sari