JawaPos.com - Ketika otak seseorang tidak lagi berfungsi secara klinis, orang itu akan dinyatakan mati otak. Namun, apa jadinya kalau ada organisme yang dapat menggantikan otak bekerja dengan mengikuti perintah.
Dalam dunia sains, dikenal istilah koloni, atau kumpulan makhluk sejenis yang tinggal dan berkembang di satu tempat. Contoh paling umum adalah koloni semut. Semut berbagi pemikiran dan bergerak atas perintah ratu mereka.
Jamur lendir juga bergerak seperti koloni. Ia akan mengembangbiakan diri dengan cepat, dan memiliki cara komunikasi yang unik. Mereka akan menyiarkan atau membagikan pemikiran mereka dari jamur ke jamur hingga semua mendapatkan informasi yang sama.
Seorang peneliti alam bernama Youngcheol (Koo Kyohwan) meneliti jamur lendir ini dan menggunakannya sebagai senjata biologis. Ia hendak membalaskan dendamnya kepada Kang Woocheol (Kim Jeongtae), seorang CEO perusahaan bioteknologi yang mencuri penelitiannya.
Pada hari itu, Woocheol sedang melakukan presentasi mengenai perusahaannya kepada sekumpulan tamu, klien dan investor baru. Di saat yang sama, Kwon Sejeong (Jun Jihyun) juga datang karena mendapat undangan dari mantan suaminya, Han Gyuseong (Go Soo), dan undangan anonim.
Walaupun telah bercerai, Gyuseong dan Sejeong masih dekat sebagai teman dan rekan kerja. Mereka berdua sama-sama profesor dan peneliti bioteknologi.
Sejeong belum lama ini kehilangan pekerjaan sebagai dosen karena sikap dan sifatnya yang bertentangan dengan dekan universitas. Sebagai teman yang baik, serta bantuan terakhir sebelum berpisah jauh, Gyuseong hendak membantunya mendapatkan pekerjaan di perusahaan bioteknologi ini dengan memperkenalkannya kepada Woocheol.
Setelah presentasi, Woocheol segera lari ke ruang tunggunya karena ia melihat Youngcheol di dalam ruangan. Ia segera kabur karena tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk terhadap citra perusahaannya di depan tamu.
Tentunya Youngcheol mengikutinya hingga ke ruang tunggu privatnya. Di sana, mereka sempat berseteru dan bertengkar, lalu Woocheol menyuruh Youngcheol pergi sebelum ia memanggil satpam untuk mengusirnya.
Ketika Woocheol membalikkan badannya, Youngcheol tiba-tiba menyuntikkan sebuah cairan ke leher Woocheol. Berhasil melawan dan melepaskan diri, Woocheol segera mengurung Youngcheol di kamar mandi ruang tunggu privatnya. Tapi Woocheol sudah terjangkit oleh apapun yang ada dalam suntikan.
Woocheol tiba-tiba merasa mual dan langsung muntah parah. Tapi muntahannya bukanlah sisa makanan dalam mulutnya, melainkan busa kental yang menempel ke seluruh tubuhnya dan pingsan.
Sesaat kemudian tubuh Woocheol bergerak-gerak seperti orang kejang dan memuntirkan badannya. Lalu ia segera bersikap seperti hewan terjangkit rabies, dan menyerang orang-orang yang mendekatinya.
Orang-orang itu digigit dan juga terjangkit oleh wabah yang sama. Mereka semua mengeluarkan busa lendir ke seluruh tubuh mereka, lantai, dinding, apa pun yang mereka sentuh.
Gedung dimana Woocheol melakukan presentasi tersambung dengan sebuah mall, dan karena sudah sore mall menjadi ramai. Tentunya yang terjangkit oleh wabah ini makin banyak.
Sejeong dan Gyucheol sialnya masih berada di dekat sana. Mereka sedang berada di mall ketika kekacauan terjadi. Untungnya kedua tokoh utama kita ini dapat mengobservasi dan mengenali gerak-gerik zombie-zombie ini, yang juga ternyata dikendalikan oleh manusia hidup.
Film Colony (2026) ini adalah sebuah film thriller dengan tema zombie atau mayat hidup. Namun, para penulis cerita menggunakan konsep ide jamur lendir yang memang nyata dan masih diteliti.
Karena faktor sains yang digunakan dalam film ini memang nyata, film ini terasa sedikit lebih realistis. Selain itu, film ini memiliki penutup sehingga terlihat bagaimana wabah zombie ini dapat terselesaikan sesuai dengan ilmu alam mengenai makhluk yang hidup berkelompok.
Film ini juga mengangkat tema sosial seperti diskriminasi, perundungan, plagiarisme, dan pembalasan dendam sehingga tidak menitik beratkan pada aksi laga perjuangan menghindari dan melawan zombie.
Karena film ini masih baru, ia belum mendapatkan atau terdaftar dalam nominasi penghargaan. Tapi, film ini mendapatkan skor 6.6/10 di IMDb, 87 di Asian Wiki, 8/10 di MyDramaList, dan 68% Tomatometer di Rotten Tomatoes.