JawaPos.com - Harry Styles membuat penggemar khawatir setelah membatalkan konsernya di São Paulo, Brasil, hanya beberapa jam sebelum acara dimulai.
Keputusan mendadak tersebut diumumkan oleh Live Nation Brazil, yang menyebut pembatalan dilakukan karena masalah kesehatan yang dialami sang penyanyi selama menjalani tur.
Melalui pernyataan resminya, promotor mengungkapkan bahwa konser yang sedianya digelar pada 21 Juli di Morumbi Stadium tidak dapat dilaksanakan.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces 23 Juli 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada para penggemar, seluruh pembelian tiket akan dikembalikan sepenuhnya melalui mekanisme refund.
Menurut laporan Soompi, meski membatalkan pertunjukan di São Paulo, perwakilan Harry Styles memastikan bahwa jadwal konser berikutnya di Brasil yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat masih tetap berjalan sesuai rencana.
Hingga kini, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai kondisi kesehatan yang menyebabkan pembatalan konser tersebut.
Kabar ini muncul hanya sekitar satu bulan setelah Harry Styles mengalami insiden di atas panggung saat konsernya di Wembley Stadium, London.
Ketika melakukan aksi khas yang dikenal sebagai "whale fountain", ia dilaporkan tidak sengaja menelan air hingga kesulitan bernapas.
Dalam video yang beredar, Harry terlihat terjatuh, berbaring selama beberapa detik, dan memukul dadanya sebelum akhirnya bangkit dan berjalan ke belakang panggung.
Rekaman insiden tersebut sempat viral di media sosial dan memicu kekhawatiran penggemar di seluruh dunia.
Banyak yang menilai Harry benar-benar berada dalam kondisi tidak nyaman, sementara sebagian lainnya mempertanyakan mengapa situasi tersebut tidak segera disadari oleh tim di sekitarnya.
Saat ini, Harry Styles masih menjalani rangkaian Together, Together Tour yang dimulai sejak Mei lalu.
Para penggemar berharap sang penyanyi dapat segera pulih sepenuhnya sehingga dapat kembali tampil dalam kondisi terbaiknya untuk melanjutkan tur dunia yang telah dinantikan jutaan penggemar.