JawaPos.com - Tingkat atau sifat parasit dapat ditemukan pada banyak sekali makhluk hidup. Biasanya karena ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga mereka harus bergantung pada makhluk lain.
Akan tetapi sifat parasit ini hanya menguntungkan si parasit, sedangkan inangnya sering mengalami kerugian besar.
Salah satu hewan parasit adalah burung kukuk. Burung kukuk betina akan bertelur di sarang burung lain, dan burung pemilik sarang tersebut terpaksa harus mengerami serta membesarkan anak burung kukuk. Sedangkan anak dari telur mereka biasanya ditendang keluar dari sarang oleh bayi burung kukuk, terutama karena ukurannya yang jauh lebih besar.
Kebiasaan ini ternyata juga dapat ditemukan pada makhluk lain. Namun, sesama makhluk sejenisnya tidak akan mengetahuinya hingga mereka terlambat.
Gemma (Imogen Poots) dan Tom (Jesse Eisenberg) adalah pasangan yang sedang mencari rumah baru untuk ditinggali.
Mereka berdua bertemu dengan orang agen perumahan, Martin (Jonathan Aris), yang sedikit aneh. Namun karena harga rumah yang ditawarkan sangat murah, mereka tidak bisa menolak tawaran tersebut.
Akhirnya mereka tinggal di Yonder, sebuah kompleks perumahan berwarna hijau dengan deretan rumah bertipe sama. Martin membawa mereka ke rumah nomor 9 dan mengatakan bahwa rumah-rumah lainnya sedang kosong.
Saat Gemma dan Tom sedang mengelilingi rumah untuk melihat-lihat, mereka menyadari bahwa Martin telah menghilang. Kebingungan, mereka memutuskan untuk pergi, tapi ternyata mereka terperangkap di Yonder. Setiap kali mereka memutuskan, mereka akan kembali ke rumah nomor 9.
Gemma dan Tom memutuskan untuk terus mencari jalan keluar hingga mobil mereka kehabisan bensin. Mereka juga tidak bisa memanggil bantuan karena gawai mereka tidak mendapat sinyal.
Akhirnya Gemma dan Tom menyerah dan memutuskan untuk tidur di rumah tersebut ketika malam tiba.
Esok paginya, Tom memanjat ke atap dan melihat bahwa tidak ada apa-apa selain rumah-rumah identik dengan rumah mereka di sepenjuru arah. Mereka juga menemukan kotak dus berisikan makanan hambar di depan rumah mereka. Dengan cepat menganggap bahwa makanan tersebut adalah pakan mereka hari itu.
Setelah beberapa waktu, Tom kehabisan akal dan membakar rumah mereka, berharap asapnya dapat menjadi sinyal asap. Malam itu Gemma dan Tom tidur di pinggiran jalan.
Ketika pagi tiba, mereka sekali lagi mendapatkan kotak dus di depan rumah, tapi kali ini berisi bayi laki-laki. Di dalam dus itu ada catatan bertuliskan: “Besarkan anak ini dan keluar”. Setelah asap bekas api menghilang, Tom dan Gemma mendapati bahwa rumah mereka kembali normal.
Gemma, yang sebelumnya adalah guru SD, berusaha untuk membesarkan anak tersebut dengan baik. Namun ia dan Tom menyadari bahwa bocah tersebut sangat aneh dan mungkin bukan manusia.
Anak tersebut tumbuh terlalu cepat, tidak memiliki emosi, dan tidak bisa berkomunikasi dengan baik. Setiap hari dan malam, ia akan menonton televisi yang menunjukkan gambar grafik dan simbol-simbol aneh.
Apabila Gemma maupun Tom mencoba untuk menghentikan anak tersebut menonton televisi, ia akan menjerit habis-habisan hingga kemauannya dituruti.
Film Vivarium (2019) membawakan kisah horor dengan inspirasi dari makhluk parasit seperti burung kukuk tadi, dengan membawakan makhluk baru.
Walaupun terkesan sederhana, karena sifat alami yang dapat ditemukan pada kehidupan nyata ini membuat film Vivarium sangat seram dengan memainkan emosi dan psikis penontonnya. Film ini ditonton bukan untuk menjadi hiburan, tapi menjadi tantangan bagi penonton.
Film ini memasuki cukup banyak nominasi penghargaan, dan kebanyakan kritikus film mengatakan bahwa ide film ini sangat menarik.
Film Vivarium (2019) ini mendapatkan skor 5.8/10 di IMDb dan 73% Tomatometer di Rotten Tomatoes.