← Beranda
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki, Film Komedi Pertama Baim Wong Sebagai Sutradara, Beberkan Tantangan yang Dihadapi
Abdul RahmanJumat, 10 Juli 2026 | 02.32 WIB
Aktor sekaligus sutradara Baim Wong. (istimewa)

 

 

JawaPos.com - Baim Wong kembali mencoba tantangan baru di dunia perfilman Tanah Air lewat Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki. Ini adalah film komedi pertama yang disutradarai oleh ayahanda Kiano dan Kenzo.

Setelah sebelumnya menggarap film bergenre horor, drama keluarga, hingga thriller, kali ini Baim memilih menghadirkan cerita bergenre komedi komedi yang dibalut dengan pesan sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Film dari rumah produksi Tiger Wong Entertainment tersebut diperkuat deretan pemain. Bintang sinetron Ganteng Ganteng Serigala (GGS), Prilly Latuconsina, dipercaya menjadi pemeran utama bernama Rizki.

Selain itu, film ini juga diperkuat Sarah Sechan, Lukman Sardi, Davina Karamoy, Ririn Dwi Ariyanti, Aming, Gita Bhebhita, Ria SW, Indra Birowo, Pak Muh, Erick Estrada, Hamish Daud, Fadil Jaidi, Alex Abbad, Dhawiya Zaida, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya. 

Baca Juga: Vicky Prasetyo Bantah Telantarkan Istri Siri yang Sedang Hamil Tua, Unggah Bukti Chat WhatsApp

Kehadiran para pemain dengan karakter yang beragam menjadi salah satu daya tarik dari film Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki.

Bagi Baim Wong, Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki bukan sekadar film komedi. Ia ingin menghadirkan hiburan yang mampu mengundang tawa sekaligus mengajak penonton melihat fenomena sosial yang selama ini terjadi di sekitar mereka melalui pendekatan yang ringan dan mudah diterima.

Dalam acara pengenalan proyek film tersebut, Baim Wong mengaku sangat optimistis dengan persiapan produksi. Proses reading, pemilihan lokasi syuting, hingga chemistry para pemain dinilai berjalan sesuai harapannya.

"Saya puas. Dari awal saya sudah melihat para cast yang luar biasa kuat. Setelah ikut melihat proses reading, hasilnya benar-benar membuat saya semakin yakin kalau film ini akan menjadi sesuatu yang spesial," ujar Baim Wong.

Menurut Baim, setiap film yang dia buat selalu memiliki pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Jika karya-karya sebelumnya banyak berbicara mengenai pentingnya keluarga, kali ini dia memilih mengangkat isu sosial yang dinilainya cukup sensitif, tetapi nyata terjadi di tengah masyarakat.

"Setiap film saya selalu ada pesan yang ingin saya sampaikan. Kalau dulu saya banyak berbicara soal keluarga karena saya ingin orang-orang merasakan pentingnya keluarga dan waktu bersama. Sekarang ada satu pembahasan yang menurut saya cukup berisiko, tetapi memang harus diangkat karena itu nyata terjadi di masyarakat," katanya.

Meski demikian, Baim masih menutup rapat tema utama film tersebut. Ia hanya memastikan seluruh pesan akan dikemas dalam balutan komedi supaya para penonton dapat menikmatinya tanpa merasa digurui.

Film ini juga menjadi pengalaman berbeda bagi Baim Wong karena untuk pertama kalinya dia tidak mendominasi penulisan cerita. Naskah Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki ditulis oleh seorang penulis bernama Cassandra Mawardi.

Menurut Baim Wong, naskah tersebut sudah selesai sejak 2024 dan bahkan pernah meraih penghargaan sebelum akhirnya diputuskan untuk diproduksi menjadi film layar lebar.

"Saya langsung bilang, 'Ini bagus sekali. Kenapa belum dibuat film?' Awalnya saya sedang menyiapkan proyek lain, tetapi akhirnya saya batalkan karena merasa cerita ini jauh lebih menarik. Kontribusi saya di naskah mungkin hanya sekitar 10 persen. Selebihnya benar-benar karya Cassandra Mawardi," ungkapnya.

Sementara itu, Cassandra Mawardi mengaku sempat mengira pesan yang diterimanya dari Baim Wong merupakan penipuan karena keduanya belum pernah saling mengenal.

"Saya tidak menyangka naskah yang saya kerjakan sejak 2024 akhirnya benar-benar akan diproduksi. Selama ini hanya menjadi file di komputer dan saya pikir mungkin tidak akan pernah ada yang membaca sampai selesai. Ternyata Mas Baim menjadi orang pertama yang membaca penuh dan langsung menyukainya," tutur Cassandra.

Baim menegaskan seluruh pemain dipilih berdasarkan kebutuhan karakter, bukan semata karena popularitas. Sebagai seorang aktor, dia memahami pentingnya menemukan sosok yang tepat agar setiap karakter terasa hidup di layar.

Menariknya, film ini juga melibatkan dua putra Baim Wong, Kiano Tiger Wong dan Kenzo Eldrago Wong, yang ikut ambil bagian dalam proses produksi. Baim menyebut keterlibatan keduanya menjadi pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk melihat perkembangan kemampuan akting anak-anaknya.

Rencananya, proses syuting akan berlangsung selama sekitar satu bulan di sejumlah lokasi berbeda. Mulai dari Jakarta, Muara Angke, hingga Bulukumba dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Baim Wong berharap perpaduan lokasi tersebut akan dapat memberikan warna visual yang berbeda sekaligus memperkuat cerita.

Menurut Baim, menggarap film komedi memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Selain mengandalkan kekuatan naskah, humor juga harus lahir dari improvisasi dan chemistry antarpemain agar lebih terasa natural di depan kamera.

"Kalau terlalu terpaku pada skrip, kadang hasilnya justru tidak lucu. Komedi harus terasa natural. Dialog, ekspresi, sampai chemistry antarpemain harus benar-benar hidup. Itu tantangan terbesar dalam film ini," jelasnya.

Baca Juga: Maia Estianty Curhat Perubahan Respons Tubuh Akibat Mau Menopause

Melalui Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki, Baim Wong berharap dapat menghadirkan film komedi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meninggalkan ruang refleksi bagi para penonton tentang persoalan sosial yang terjadi di kehidupan sehari-hari.

Film ini sekaligus menjadi babak baru dalam perjalanan karier Baim Wong sebagai sutradara yang terus bereksplorasi di genre berbeda.

EDITOR: Abdul Rahman