← Beranda
Sinopsis Film Belle (2021): Adaptasi Beauty and the Beast Dunia Modern yang Penuh Lagu Lewat Sosial Media
Alberta Dionny NatanuelSabtu, 27 Juni 2026 | 22.41 WIB
Poster film Belle (2021) (IMDb)

JawaPos.com - Hanya karena seseorang sangat pemalu, jarang tampil, dan tidak terlalu diketahui oleh banyak orang, bukan berarti mereka hanya orang biasa. Mereka bisa memiliki suatu bakat hebat yang disembunyikan. 

Walaupun mereka sembunyi-sembunyi di publik, mereka bisa lebih leluasa menunjukkan diri mereka di tempat lain. Salah satunya adalah media sosial. 

'U' adalah sebuah platform sosial media terbaru dimana kita dapat membuat persona virtual 3D dan memulai kehidupan baru. Ketika menggunakan platform ini, kesadaran kita seperti tersedot masuk dan kita benar-benar menggunakan tubuh baru.

Suzu juga adalah salah satu pemilik akun di U. Ia adalah gadis SMA yang pemalu asal pedesaan. 

Baca Juga: Sinopsis Film Extreme Job (2019): Mata-Mata Anti Narkoba Jualan Ayam Goreng tapi Malah Laris Manis

Saat ia kecil ia terkenal sebagai penyanyi cilik yang mewarisi kemampuan menyanyi ibunya. Namun, sejak ibunya meninggal setelah menyelamatkan anak kecil dari banjir bandang, Suzu kehilangan suaranya. 

Walaupun begitu, ia masih menjadi anggota paduan suara desanya yang beranggotakan para ibu-ibu penduduk desa. Mereka sering membantu Suzu agar lebih berani tampil. 

Suzu juga sering iri terhadap perempuan populer di sekolahnya, Ruka. Tidak hanya cantik, Ruka juga anggota marching band yang selalu berada di barisan terdepan, menjadi wajah dari band sekolahnya. 

Ruka sering dijodoh-jodohkan dengan Shinobu, teman sepermainan Suzu yang diam-diam ia sukai pula.

Untungnya, Suzu memiliki satu sahabat dekat, Hiroka, yang juga memperkenalkan U kepada Suzu. Hiro berpikir U dapat menjadi kesempatan baru untuk Suzu bisa bernyanyi kembali. 

Ketika Suzu mendaftarkan akun baru di U, persona yang ditawarkan sangat mirip dengan Ruka. Namun, wajahnya memiliki bintik-bintik yang sama dengannya. Suzu memberi nama personanya Belle. 

Pada hari pertama Suzu menggunakan U, di hari itu juga pertama kalinya ia bisa bernyanyi dengan lantang kembali. 

Suzu segera mendapat perhatian besar dari para pengguna U, yang juga berarti seluruh Jepang. Seperti para selebritas sosial media, Belle mendapatkan banyak penggemar dan hujatan. 

Mengerti betapa banyak perhatian yang ia dapatkan, Suzu segera menyembunyikan identitasnya lebih rapat lagi dengan bantuan Hiroka yang menjadi manajernya di U. 

Selain Belle, ada satu pengguna U lain yang terkenal karena personanya. Orang-orang menyebutnya Sang Naga, karena tidak ada yang mengenal sosok dibalik persona yang ia gunakan di U. 

Sang Naga memiliki reputasi jelek karena penampilannya yang buruk rupa. Ia memiliki wajah siluman dan tubuhnya dipenuhi oleh luka. Bagi orang-orang yang melihat, hal-hal seperti itu seharusnya ditutupi, tapi Sang Naga dengan gagah menunjukkannya. 

Belle yang juga menyembunyikan identitas aslinya menjadi tertarik dengan Sang Naga, karena mereka berdua sama-sama tidak ingin wajah asli mereka diketahui. 

Namun, ada kelompok pahlawan yang diketuai oleh Justin yang mengaku sebagai pelindung tidak resmi U. Kelompok ini hanya sesama pengguna U yang sok berani dan sok pahlawan, dan mereka lebih mementingkan keinginan bersama daripada kebutuhan pribadi pemilik akun. 

Justin dan kawan-kawannya melihat Sang Naga sebagai ancaman bagi U, dan hendak membeberkan identitas aslinya serta mengusirnya dari U. Tapi Belle tidak setuju dengan keinginan publik, hal tersebut membuatnya ikut menjadi antagonis di mata publik. 

Film Belle (2021) ini adalah sebuah adaptasi dongeng asal Prancis 'Beauty and the Beast' dengan sedikit perubahan. Dimana dongeng aslinya memiliki sifat romans antara kedua tokoh utama, film ini tidak memiliki tema romans yang kuat karena lebih menonjolkan kehidupan remaja modern. 

Film ini pertama kali ditayangkan di Festival FIlm Cannes 2021 dengan judul 'Ryuu to Sobakasu no Hime' dan mendapatkan tepuk tangan meriah selama 14 menit. 

Film ini terdaftar dalam sebanyak 23 nominasi penghargaan besar dan memenangkan dua darinya, salah satunya adalah Partitur Musik Terbaik di Award of the Japanese Academy 2022. 

Film ini mendapatkan skor 7/10 di IMDb, 95% Tomatometer di Rotten Tomatoes, dan 7.47/10 di MyAnimeList. 

Baca Juga: Sinopsis Seri Drama Extraordinary Attorney Woo (2022): Salah Satu Pengacara Terhebat di Korea Selatan Juga Sedikit Berbeda

EDITOR: Candra Mega Sari