JawaPos.com - Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) adalah sebuah gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan seseorang berkomunikasi, berinteraksi dan berperilaku.
Seseorang dengan kondisi ini akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, berhubungan sosial dan belajar. Namun, hal itu juga tergantung dengan tingkat spektrum autisme yang dimiliki.
Karena tingkat gejala-gejala autisme yang dialami oleh seseorang bisa berbeda-beda, ada seseorang autistik dengan kesulitan untuk hidup mandiri, dan ada lainnya yang dapat hidup seperti orang "normal."
Woo Youngwoo (Park Eunbin) adalah salah satu seseorang dengan autisme pertama yang berhasil menjadi pengacara dan mendapatkan izin menjadi pengacara di Korea Selatan.
Baca Juga: Sinopsis Film Extreme Job (2019): Mata-Mata Anti Narkoba Jualan Ayam Goreng tapi Malah Laris Manis
Tidak hanya itu, ia juga memiliki Sindrom Savant dan memori fotografis. Karenanya, Youngwoo menjadi sangat pintar secara akademis dalam topik yang ia anggap menarik. Dalam kasusnya topik tersebut adalah hukum.
Ayahnya, Woo Gwangho (Jeon Baesu), membesarkan Youngwoo seorang diri setelah kekasihnya melahirkan Youngwoo. Karena ia tiba-tiba menjadi ayah tunggal, ia memutuskan untuk berhenti kuliah di jurusan hukum dan bekerja.
Sejak kecil Youngwoo hanya mau makan makanan yang dapat ia lihat dan bedakan bahannya. Salah satu hidangan yang hanya bisa ia santap adalah kimbap, semacam sushi gulung. Terbiasa membuat bermacam-macam kimbap, beliau memutuskan untuk membuka rumah makan kimbap.
Youngwoo saat masih kecil adalah anak yang non-verbal, atau tidak bisa berbicara maupun berkomunikasi. Karena itu, ia dan orang-orang disekitarnya kesulitan untuk mengerti satu sama lain.
Saat ayahnya bekerja, Youngwoo menghibur dirinya dengan membaca buku-buku hukum yang digunakan ayahnya saat masih kuliah. Walaupun bacaannya yang sangat berat, Youngwoo berhasil menghafalkan semua isi buku-buku tersebut. Bahkan kata-kata pertamanya berasal dari ayat undang-undang.
Sekarang, walaupun Youngwoo berhasil diterima di sebuah firma hukum, ia masih harus menghadapi orang-orang lainnya yang mendiskriminasi dirinya. Bahkan rekan-rekan kerjanya sendiri.
Untungnya Firma Hanbada tempat Youngwoo bekerja memiliki paralegal yang sangat baik. Lee Junho (Kang Taeoh), tidak memandang kondisi Youngwoo sebagai sesuatu yang buruk.
Ketika rekan-rekan Youngwoo masih berusaha menyesuaikan diri dengan bagaimana mereka harus bekerja sama, Junho berhasil membantu mereka berkomunikasi dengan baik.
Tapi, perlahan-lahan kondisi Youngwoo terkadang juga menjadi suatu hal yang mendukung jalan investigasi dan proses persidangan. Youngwoo yang memiliki kemampuan menghafal dan mengingat seluruh berkas ia baca berhasil menemukan hal-hal kecil yang terlewati oleh orang biasa.
Salah satu kasus unik yang tim mereka dapatkan adalah tuduhan percobaan pembunuhan oleh seorang adik yang memiliki spektrum autisme tingkat tinggi terhadap kakaknya sendiri. Karena itu, walaupun ia memahami apa yang terjadi disekitarnya, ia tidak dapat menjelaskannya dan berkomunikasi dengan baik. Bahkan keluarganya pun masih belum dapat memahaminya.
Ketua tim Youngwoo tahu bahwa ini bukanlah kasus yang mudah. Tapi berkat Youngwoo yang paham bagaimana rasanya tidak mampu berkomunikasi dengan baik, mereka mendapatkan seuah pendekatan baru.
Banyak orang menyukai seri drama ini karena tidak hanya menarik dan plot cerita yang bagus, penulis cerita berhasil mengubah persepsi para penontonnya terhadap autisme.
Seri drama ini juga memiliki adaptasi komik web-nya yang dapat dibaca di Webtoon dengan judul yang sama.
Seri ini mendapatkan cukup banyak perhatian dalam banyak penghargaan. Salah satu penghargaan yang ia menangkan adalah Drama Korea Terbaik di Penghargaan Drama Seoul Internasional 2023. Selain itu, Park Eunbin memenangkan banyak penghargaan pula.
Seri ini mendapatkan skor 8.5/10 di IMDb, 94% Popcornmeter di Rotten Tomatoes, 92 di Asian Wiki, dan 8.8/20 di MyDramaList.