Terutama berdandan meniru tokoh-tokoh fiksi kesukaan mereka dari seri komik, anime, novel atau film. Kegiatan ini dinamai cosplay atau costume-play, sebuah hobi atau kegemaran untuk memakai kostum, riasan bahkan aksesoris untuk meniru karakter fiksi.
Ada yang hanya melakukan kegiatan ini sebagai hobi atau pengisi waktu luang saja, dan ada mereka yang menjadi profesional dalam hal ini. Karena itu, kita dapat melihat betapa bedanya para cosplayer amatir dan profesional.
Wakana Gojou adalah seorang cucu pembuat boneka tradisional Jepang, yang nantinya akan menjadi pewaris studio milik kakeknya ini.
Baca Juga: Sinopsis Film Glass (2019): Penutup Seri Unbreakable yang Menunjukkan Tidak Semua Pemenangnya Baik
Sejak kecil, ia menyukai hal-hal cantik seperti boneka. Akibatnya, ia sering diledek oleh teman-teman masa kecilnya karena memiliki hobi feminin.
Setelah itu, Gojou menjadi seorang penyendiri dan pendiam. Ia sering menghabiskan waktu di ruang kelas menjahit apa pun yang ia sukai.
Sampai ia diketahui oleh Kitagawa Marin, teman sekelasnya yang sangat populer karena gaya berpakaiannya. Marin adalah salah satu perempuan paling modis di sekolah, ia mengecat rambutnya, mewarnai kukunya, dan berdandan lengkap ke sekolah.
Walaupun Marin sangat populer, bahkan karena pekerjaan paruh waktunya sebagai model, ia juga memiliki sebuah rahasia. Ia sangat menyukai cosplay.
Mengetahui bahwa ia memiliki teman yang bisa menjahit dan membuat baju, Marin menjadi kegirangan dan merekrut Gojou sebagai desainer serta penjahit baju pribadinya.
Gojou awalnya kebingungan karena ia mengira Marin akan menyebar rahasianya apabila ia tidak mengikuti permintaan Marin, maka Gojou menurutinya. Padahal Marin hanya sangat bersemangat setelah menemukan teman yang dapat diajak untuk berkreasi dalam dunia cosplay.
Permintaan pertama Marin adalah membuat sebuah gaun bergaya lolita yang ingin ia pakai untuk sebuah acara cosplay. Acara ini ternyata akan berlangsung dalam dua minggu.
Proses membuat sebuah gaun lolita yang memiliki banyak sekali detail dan aksesoris, selagi masih harus bersekolah serta berlatih membuat boneka dari kakeknya, membuat Gojou merasa tertekan. Tapi, Gojou percaya diri bahwa ia dapat menyelesaikan gaun tersebut dalam waktu yang ada.
Gojou dan Marin menghabiskan hari libur mereka untuk mencari kain sebagai bahan utama pakaiannya. Termasuk aksesoris, wig, dan penambah detail pada gaunnya.
Namun, karena Gojou sendiri tidak pernah membuat baju untuk manusia, ia juga harus belajar dan mencari banyak sumber untuk membuat satu gaun ini saja. Karena itu pula, waktu dua minggu terasa sangat kurang.
Dalam waktu dua minggu ini, Gojou dan Marin menjadi semakin dekat, bahkan mereka mulai berteman baik.
Marin berbagi kesukaannya terhadap anime dan manga, dan Gojou juga berbagi kegemarannya terhadap boneka tradisional. Mereka juga bertemu dengan rekan-rekan dalam komunitas cosplay yang berbagi saran untuk mereka pula.
Dari seri ini, kita juga dapat belajar beberapa hal tentang bagaimana proses membuat baju atau kostum tertentu sesuai gaya mereka, dan banyak hal tentang dunia cosplay yang tidak diketahui oleh orang awam.
Walaupun seri ini menunjukkan dan menjelaskan ilmu tentang sebuah komunitas unik, seri ini juga bertema slice of life dan romans. Dimana kita dapat melihat bagaimana Gojou dan Marin perlahan-lahan menaruh hati terhadap satu sama lain.
Seri ini cocok untuk pembaca 13 tahun ke atas dan dengan mudah menjadi favorit para penggemar manga dari berbagai tema. Karena mereka merasakan kedekatan dengan Marin yang juga penggemar manga dan anime.
Dilansir dari MyAnimeList, seri manga karya Fukuda Shinichi ini pertama kali terbit di Jepang pada Januari 2018 dan volume terakhirnya keluar Maret 2025 lalu. Seri ini terhitung cukup singkat dengan total 15 volume saja.
Adaptasi anime dari seri ini memiliki dua season, dimana episode pertamanya tayang pada tahun 2022, dan episode terakhirnya tayang tahun 2025 lalu.
Seri manganya mendapatkan skor 8.02 di MyAnimeList, lalu adaptasi animenya mendapatkan skor 8.18 di MyAnimeList dan 7.9/10 di IMDb.