JawaPos.com - Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-7 digelar di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu (24/5). Lokasi ini dipilih karena memiliki ikatan batin dengan bos HS, Muhammad Suryo.
“Owner Pak Haji Suryo lahir di Lampung, besar di Bengkulu, Beliau dari Sumatera, wong kito lah!” kata Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana.
Perusahaan juga telah membangun cabang pabrik di Lampung, ditargetkan bisa beroperasi pada Juli 2026. HS menilai pentingnya Sumatera dalam pengembangan lini bisnis.
“Untuk perusahaan rokok yang belum 2 tahun, itu signifikan sih, ini juga akhirnya kami buka pabrik di Lampung. Ini juga termasuk tiga bulan terakhir di Palembang penjualannya cukup baik, sehingga jadi pilihan kota ke-7 konser Hey Slank Berani Kita Beda Tour,” lanjutnya.
Baca Juga: Daftar Artis yang Namanya Dicatut untuk Penipuan: Dari Raffi Ahmad, Ahmad Dhani, hingga Siva Aprilia
Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka mengatakan, grupnya menyambut baik kolaborasi konser kali ini. Selain sebagai hiburan, juga terdapat nilai pemberdayaan masyarakat luas.
“Waktu ketemu pertama dengan Pak Haji Suryo, orangnya visionaris dan mau diajak macem-macem. Ketemu pertamakali, langsung ngobrolin ayo bawa HS keliling Indonesia, terbukti beberapa bulan ini udah macem-macem yang dibuat,” kata Kaka Slank.
Dia menambahkan, Slank selalu support dengan produk lokal, UMKM. “HS baru 2 tahun udah merajai. Slank berani, HS juga berani. Makanya Berani Kita Beda! Itu sama di visi kita, orang-orang berani,” ungkap Kaka.
Dirinya mengaku sudah lama tidak manggung di Palembang. Kedatangannya ini tentu akan menjadi pengobat rindu bagi Slankers.
“Gara-gara HS ini Slank bisa dateng ke Palembang, banyak yang mensyukuri, termasuk saya. Sumsel basisnya Slankers yang terbesar di Sumatera,” tandas Kaka.
Konser HS Hey Slank di Palembang ini, didukung oleh musisi-musisi kenamaan. Sebut saja; Tony Q Rastafara, Superiots, Stand Here Alone (SHA), Mahalara dan lokal hero Palembang Kopral Jono. Dua band lain hasil audisi lokal juga akan tampil; D’Aterix dan Brainfreeze.