← Beranda
Sinopsis Film We Bought a Zoo (2011): Melewati Masa Duka dengan Membeli Kebun Binatang secara Impulsif
Alberta Dionny NatanuelRabu, 20 Mei 2026 | 02.11 WIB
Dua versi poster film We Bought a Zoo (2011) (IMDb dan Rottentomatoes.com)

JawaPos.com - Proses untuk berdiri kembali setelah mengalami duka besar bukanlah hal yang mudah dan cepat. Terutama setelah kehilangan seseorang yang sangat berharga. 

Banyak hal dapat dilakukan untuk sembuh dari luka kehilangan. Kita bisa melakukan sesuatu untuk melupakan atau mengenang mereka. 

Namun, anak-anak membutuhkan bantuan untuk melewati masa berkabung mereka. Terutama anak-anak yang kehilangan orang tuanya. 

Benjamin Mee (Matt Damon) baru saja secara tiba-tiba kehilangan istri tercintanya. Tidak hanya itu, kedua anaknya yang masih muda juga kehilangan ibu mereka. 

Baca Juga: Sinopsis dan Review Film Mortal Kombat (2021): Melihat Sejarah Awal Pertandingan Penuh Fatalitas dari Game Klasik

Benjamin awalnya adalah seorang jurnalis profesional yang hidupnya penuh dengan petualangan. Ia telah menjelajah dunia, mewawancarai sosok-sosok terkenal, dan melewati banyak tantangan lain. Namun, setelah istrinya tiada, dunianya seakan-akan runtuh. 

Ia masih harus membesarkan dua anaknya, Dylan (Colin Ford) dan Rosie (Maggie Elizabeth Jones), yang keduanya memiliki kepribadian bertolak belakang. 

Dylan baru saja menginjak usia puber, dan ia sangat merindukan ibunya. Tidak hanya itu, ia dikeluarkan dari sekolah akibat hasil karya seramnya dan telah mencuri uang dari kantin. 

Rosie masih sangat kecil, ia mengerti bahwa ibunya sudah tiada. Tapi ayahnya tidak pandai membesarkan seorang putri, sehingga Rosie harus menjadi lebih dewasa terlalu cepat. 

Benjamin merasa bahwa lingkungan hidup mereka tidak mendukung proses berduka mereka. Karena tidak hanya mereka memiliki tetangga yang berisik, seluruh rumah mereka selalu mengingatkan mereka terhadap orang yang telah tiada. Maka Benjamin memutuskan untuk pindah. 

Mencari rumah yang sempurna untuk keluarga kecilnya ternyata bukanlah hal mudah. Sampai akhirnya mereka menemukan sebuah rumah tua besar jauh dari kota. 

Agen rumah mereka bukannya mendukung, malah mencoba untuk mengubah pikiran mereka. Karena bersama rumah itu, ada kebun binatang yang otomatis menjadi milik mereka. 

Kebun binatang tersebut tutup 2 tahun lalu, dan seluruh hewan beserta staf-staf yang tersisa bertahan berkat bantuan dana pemerintah. Tentunya semuanya masih menunggu pembeli yang akan menjadi bos baru mereka. 

Melihat betapa girangnya Rosie terhadap hewan-hewan yang ada, Benjamin memutuskan untuk membeli tempat itu. Namun, Dylan malah menjadi makin murung dan sebal dengan ayahnya, merasa terlupakan melihat ayahnya lebih memihak kepada adiknya. 

Duncan (Thomas Haden Church), saudara Benjamin yang seorang akuntan juga meminta Benjamin untuk memikirkan kembali keputusannya, terutama karena ini adalah keputusan besar yang melibatkan dana yang lebih besar. 

Namun, setelah bertemu dan mendapatkan penjelasan dari Ketua Penjaga Hewan Kelly (Scarlett Johansson), Benjamin makin yakin lagi. Kebun binatang ini mendapatkan 75% pendapatan tahunan mereka pada musim panas, dan mereka baru bisa buka setelah lolos inspeksi pada bulan Juni. Apabila mereka lolos, kebun binatang itu dapat buka pada Juli. 

Walaupun ia merasa berterima kasih, Kelly dibuat heran dan bertanya-tanya mengapa Benjamin memutuskan untuk membeli kebun binatang ini. Menjawab pertanyaan, Benjamin hanya dapat menjawab: "Kenapa tidak?"

Film We Bought a Zoo (2011) adalah film drama keluarga yang sangat cocok untuk semua umur. Tidak hanya membawakan tema keluarga, tapi juga mengangkat topik orang tua tunggal, berkabung, dan hewan. 

Film ini mendapatkan skor 7/10 di IMDb dan 71% Popcornmeter di Rotten Tomatoes. Selain itu, karena aransemen musik yang indah, soundtrack film ini memenangkan Musik Film Terbaik di BMI Film Music Award 2012. 

Baca Juga: Sinopsis Film Epic (2013): Petualangan Keren Bisa Dimulai dari Halaman Belakang Kita Sendiri

EDITOR: Candra Mega Sari