JawaPos.com - Project Y, sebuah film asal Korea Selatan, tidak diterima para penonton di bioskop pada saat tayang di awal tahun. Terbukti, film arahan sutradara Lee Hwan tersebut hanya ditonton sekitar 140 ribu orang.
Namun uniknya, film Project Y justru melesat masuk ke peringkat no.1 pada saat tayang di platform streaming Netflix ditonton oleh banyak orang, sebagaimana dilansir dari Allkpop.
Meski film ini gagal memenuhi ekspektasi di box office padahal dibintangi oleh aktor-aktor terkenal dengan konsep yang berani, peralihan ke streaming telah mengubah performanya yang sangat mencolok.
Project Y dibintangi Han So Hee dan Jeon Jong Seo. Ini adalah drama kriminal yang mengikuti kisah Mi Sun dan Do Kyung, dua wanita yang mengejar masa depan berbeda di kota gemerlap, dan menemukan diri mereka di ambang kehidupan setelah terlibat dalam pencurian dana ilegal dan batangan emas.
Baca Juga: 2 Tahun Pacaran, Selvi Kitty Akan Menikah di Tahun Ini
Film ini juga diperkuat sejumlah pemeran pendukung yaitu Kim Shin Rok, Jung Young Joo, Lee Jae Kyun, Yoo Ah, dan Kim Sung Cheol.
Film Project Y sebenarnya sempat menjadi pusat perhatian di Korea Selatan sebelum secara resmi rilis. Duet Han So Hee dan Jeon Jong Seo disorot banyak orang, terutama tentang persahabatan yang jarang terjadi dengan pemeran utama wanita.
Meski film Project Y sempat menjadi sorotan, nyatanya film tersebut bisa dibilang termasuk film gagal di bioskop karena sepi peminat. Pada hari pertama penayangannya, film ini sempat berada di posisi No. 2, namun pada hari-hari berikutnya terjun bebas gagal mempertahankan momentum dan dengan cepat kehilangan daya tariknya.
Nasib film ini justru mujur dan menemukan momentum kesuksesan setelah tayang di Netflix sejak 17 April. Project Y dengan cepat mendapatkan popularitas dan langsung naik ke peringkat No. 1 dalam daftar "10 Film Teratas di Korea Selatan" pada 19 April.
Kekuatan terbesar film ini terletak pada pemilihan pemerannya. Han So Hee dan Jeon Jong Seo menjadi penopang cerita dengan dinamika yang memadukan persahabatan, ketegangan, dan energi emosional yang kuat. Perjalanan karakter mereka menuju kejahatan, konflik internal, dan ketahanan bersama membentuk inti emosional narasi tersebut.
Baca Juga: Anisa Bahar Menikah dengan Brondong, Kenalan Cuma Beberapa Hari
Sutradara Lee Hwan sebelumnya menggambarkan pemilihan pemeran sebagai sesuatu yang tak tergantikan, dan mencatat bahwa ia telah membayangkan kedua aktris tersebut sejak masih dalam tahap penulisan skenario.
Daya tarik yang didorong oleh bintang utama ini cenderung lebih cepat beresonansi di platform streaming, di mana para penonton dapat dengan mudah menikmati konten tanpa harus pergi ke bioskop.