← Beranda
Film Ain Diminta Sejumlah Negara Sebelum Tayang di Indonesia
Abdul RahmanSabtu, 11 April 2026 | 00.02 WIB
Fergie Brittany dan Putri Ayudia, pemeran utama film Ain. (Abdul Rahman/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Film Ain mendapat sambutan positif dari sejumlah negara yang meminta film tersebut untuk ditayangkan terlebih dahulu di negara mereka sebelum resmi tayang di Indonesia.

Kabar tersebut diungkapkan produser dari rumah produksi MVP Pictures, Raam Punjabi, dalam acara jumpa pers di kawasan Epicentrum Rasuna Said, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menurut Raam Punjabi, beberapa negara yang telah menyatakan ketertarikan untuk menayangkan film Ain lebih awal di antaranya Malaysia, Kamboja, Rusia, Thailand, dan sejumlah negara lain di Asia.

"Film ini di Malaysia diminta tayang tanpa mereka membaca sinopsis, tanpa melihat trailer, tanpa melihat isi dari filmnya. Mereka ingin menayangkan film ini lebih dulu. Film ini juga diminta tayang di Rusia sebelum ditayangkan di Indonesia," kata Raam Punjabi.

Baca Juga: Tak Mau Diamuk Istri Pejabat hingga Istri Pengusaha, Dewi Perssik Bakal Lanjutkan Kasus Manipulasi Data

Ia mengaku cukup terkejut dengan antusiasme yang ditunjukkan sejumlah negara terhadap film Ain. Awalnya, Raam mengira topik tentang ain hanya dikenal oleh kalangan masyarakat tertentu saja.

"Saya awalnya mengira ain itu hanya dikenal oleh segelintir masyarakat, ternyata tidak. Ain ini dikenal di banyak negara dengan istilah evil eye," ungkapnya.

Raam Punjabi juga menyatakan, dari sekian banyak film yang diproduksi oleh rumah produksinya, film Ain menjadi salah satu yang paling mendapat respons antusias dari pasar internasional sebelum penayangan perdana di Tanah Air.

Sementara itu, Fergie Brittany dan Putri Ayudya selaku pemeran utama film Ain mengaku mendapat banyak pelajaran dari keterlibatan mereka dalam film tersebut. Keduanya mengaku, sebelumnya mereka belum mengetahui ada penyakit ain yang disebutkan dalam hadis Nabi.

"Saya sebelumnya belum tahu ada penyakit ain. Saya baru mengetahuinya setelah terlibat dalam film ini. Buat saya, lebih baik mencegah daripada mengobati, dan itu sepertinya cocok untuk ain," kata Putri Ayudia.

"Kita jadi lebih hati-hati saat mau memposting sesuatu di media sosial. Kita posting bukan untuk sekadar mau pamer, tapi lebih mempertimbangkan apakah postingan kita itu bermanfaat atau tidak," imbuhnya.

Film Ain mengangkat cerita yang dikembangkan dari sebuah hadist tentang penyakit ain, yakni kondisi yang diyakini dapat terjadi akibat pandangan mata yang dipicu oleh perasaan iri dan dengki.

Film Ain dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air mulai 7 Mei 2026.

Baca Juga: Film Ghost in the Cell: Sindiran Keras untuk Pejabat Korup

EDITOR: Abdul Rahman