JawaPos.com - Menjalankan sebuah bisnis retail bukanlah hal yang mudah. Agar bisnis retail berjalan dengan lancar, pemilik harus menguasai pergudangan, marketing, penjualan, pelayanan pelanggan dan lain-lain.
Dalam bisnis ini, banyak toko memiliki moto "pelanggan adalah raja", karena penjualan bergantung pada pembelian dari pelanggan mereka.
Tentunya pola pikir seperti itu memiliki sisi baik dan buruknya. Pelanggan terkadang bisa seenaknya sendiri, dan para karyawan tidak dapat melawan mereka.
Tapi, Pegasus Market berbeda dari supermarket lainnya. Di sini kenyamanan staff dinomorsatukan daripada pelanggan.
Awalnya Pegasus Market tidak memiliki banyak pelanggan dan berada di bawah manajemen yang buruk. Supermarket ini sebenarnya milik Daema Group yang ternama, namun karena persaingan ketat ia kalah dari supermarket lawannya.
Namun, suatu hari Presiden Kim Daema (Lee Soonjae) memutuskan untuk mendemosi salah satu eksekutifnya, Jung Bokdong (Kim Byungchul), menjadi CEO Pegasus Market.
Tindakan itu membuat Bokdong marah besar dan dendam kepada presiden. Sampai-sampai ia bersumpah akan menghancurkan Daema Group, dimulai dari supermarket ini.
Moon Sukgoo (Lee Donghwi) telah berusaha sangat keras untuk bisa bekerja di perusahaan elit seperti Daema Group. Ia akhirnya terpilih dan menjadi manajer di Pegasus Market.
Ia belum genap satu tahun bekerja di supermarket ini, muncullah CEO Bokdong dengan rencana-rencana absurdnya.
Bokdong memulai pekerjaannya dengan membuka lowongan kerja paruh waktu. Dari empat orang yang melamar pekerjaan, Bokdong menerima lebih dari dua kalinya.
Choi Ilnam (Jung Minsung) adalah pekerja serabutan paruh baya yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di usia tuanya. Oh Inbae (Kang Hongsuk) mantan preman yang juga sulit mendapatkan pekerjaan karena sifatnya. Jo Mindal (Kim Hoyoung) penyanyi band ecek-ecek dan memutuskan untuk mencari pekerjaan setelah gagal tenar.
Lalu para orang etnis Bbayak, mereka sulit untuk mendapatkan pekerjaan dimana-mana karena kurangnya pendidikan, perbedaan bahasa, dan budaya.
Bokdong asal memilih karyawan karena tidak ingin mendapatkan yang terbaik. Tapi malah staff-staff baru ini dapat memberikan yang terbaik dan berhasil meningkatkan penjualan toko.
Bukannya membeli troli baru untuk menggantikan troli-troli hilang, orang-orang Bbayak yang terbiasa bekerja kasar, siap menjadi troli manusia yang akan mengikuti dan membantu para pelanggan.
Oh Inbae diangkat menjadi staff pelayanan pelanggan, namun ia akan menerima komplain bak seorang raja. Sehingga para pelanggan tidak dapat seenaknya mengadukan produk atau layanan para staff.
CEO mengganti pintu masuknya dengan pintu putar tenaga manusia, untuk mengurangi jumlah pelanggan yang bisa masuk. Pintu baru bisa terbuka ketika kita berhasil mengisi batre untuk membuka pintunya seperti roda hamster.
Lucunya, semua usaha untuk mengurangi pelanggan, memperbanyak pengeluaran, dan membuat bangkrut Pegasus Market malah menarik perhatian para pelanggan. Membuat supermarket ini sangat unik di mata mereka.
Seri drama Pegasus Market ini memiliki tema komedi yang dapat dinikmati oleh penonton semua umur. Serta mengangkat topik seperti strategi marketing.
Seri ini juga diadaptasi dari webtoon 'Ssabnida Cheonrimamateu' oleh Kim Kyusam, yang muncul sebagai cameo pada episode pertamanya.
Seri ini mendapatkan skor 7.8/10 di IMDb, 8.2/10 di MyDramaList, dan 94 di AsianWiki.