JawaPos.com – Aktor Jonathan Bailey akhirnya meluruskan kabar yang menyebut dirinya akan berhenti dari dunia akting pada tahun 2026.
Dilansir dari laman ENews pada Rabu (12/11), Bintang Wicked tersebut menjelaskan bahwa ia tidak berniat pensiun, melainkan hanya akan mengambil jeda singkat dari proyek filmnya.
Klarifikasi ini disampaikan setelah pernyataannya sebelumnya disalahartikan oleh media internasional dan memicu kebingungan di kalangan penggemar.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 13 November 2025: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan
Dalam wawancara terbarunya dengan Esquire UK, Bailey mengungkap bahwa kesalahpahaman itu terjadi akibat koneksi internet yang buruk saat dirinya diwawancarai.
Bailey menuturkan bahwa saat diwawancarai dalam perjalanan bersepeda antara Roma dan Pisa, ucapannya tidak terekam dengan sempurna.
Akibatnya, muncul kutipan keliru yang menyebut ia “berhenti berakting sementara,” padahal maksudnya adalah “kembali berakting tahun depan.”
Jonathan menjelaskan bahwa dirinya hanya akan menolak dua proyek film mendatang demi fokus pada lembaga amalnya, The Shameless Fund.
Lembaga tersebut ia dirikan melalui kerja sama dengan berbagai organisasi nirlaba dan merek global. Bailey menegaskan bahwa keputusannya ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial, bukan mundur dari dunia hiburan.
Bintang serial Fellow Travelers itu menegaskan kepada para penggemar agar tidak khawatir dengan kabar hiatusnya. Ia memastikan bahwa dirinya akan kembali berakting pada tahun 2027 setelah mengambil waktu untuk fokus pada misi sosialnya.
Selain itu, Jonathan tetap akan muncul di musim keempat Bridgerton yang dijadwalkan tayang di Netflix pada Januari mendatang.
Dalam wawancaranya, Jonathan mengakui bahwa beberapa tahun terakhir telah menjadi periode yang sangat sibuk bagi kariernya. Ia menyebut sudah bekerja tanpa henti selama tiga tahun dan merasa perlu mengambil waktu untuk beristirahat.
Melalui langkah ini, ia berharap dapat menyeimbangkan kehidupan profesional dan dedikasinya terhadap isu kemanusiaan.
Selama masa jeda tersebut, Jonathan berencana memperkuat tim dan strategi The Shameless Fund. Ia menyoroti rendahnya proporsi dana amal yang disalurkan untuk komunitasnya tersebut di Inggris, yang hanya mencapai satu sen dari setiap seratus pound.
Dengan semangat tinggi, Bailey menyatakan keyakinannya bahwa lembaga yang ia dirikan bisa menjadi solusi untuk kesenjangan tersebut.