JawaPos.com - Perselisihan antara mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dan Source Music kembali menjadi sorotan publik setelah keduanya saling berhadapan di pengadilan.
Melansir laman Allkpop, pada Jumat (7/11), Pengadilan Distrik Barat Seoul, Divisi Sipil ke-12, menggelar sidang keempat terkait gugatan perdata yang diajukan oleh Source Music terhadap Min Hee Jin.
Dalam gugatan itu, Source Music menuntut ganti rugi sebesar 500 juta KRW atau sekitar Rp 5,7 miliar (dengan kurs Rp 11,46 per KRW) atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Min Hee Jin.
Kasus ini berawal dari pernyataan Min Hee Jin dalam konferensi pers tahun lalu, di mana ia mengatakan bahwa dirinya yang memilih anggota NewJeans dan bahwa janji untuk mendebutkan mereka sebagai girl group pertama HYBE tidak pernah ditepati.
Source Music menilai pernyataan itu tidak benar dan merugikan reputasi perusahaan. Mereka menegaskan bahwa pihaknya, bukan Min Hee Jin, yang melakukan proses perekrutan anggota NewJeans, serta membantah adanya janji debut yang disebutkan oleh Min Hee Jin.
Menanggapi tuduhan, tim hukum Min Hee Jin memberikan pembelaan dengan menekankan bahwa konteks dari pernyataan klien mereka harus dipahami secara menyeluruh.
Sejak Juli 2019, HYBE dan pendirinya, Bang Si Hyuk, telah secara terbuka memperkenalkan Min Hee Jin sebagai sosok yang memimpin proyek girl group pertama HYBE.
Berdasarkan pemberitaan media kala itu, para trainee yang tergabung dalam proyek N-team (yang kemudian menjadi NewJeans) juga bergabung dengan pemahaman bahwa mereka akan debut sebagai girl group pertama di bawah naungan HYBE.
"Bahkan dalam laporan internal milik pihak penggugat sendiri, hal ini sudah tercatat," jelas pihak Min.
Lebih lanjut, mereka menyatakan bahwa keterlambatan debut NewJeans terjadi karena HYBE gagal menyediakan konsep musik yang telah dijanjikan.
Keputusan perusahaan untuk lebih dulu mendebutkan S-team dianggap sebagai pelanggaran terhadap komitmen yang telah disepakati sebelumnya.
"Permasalahan ini berawal dari kegagalan Ketua Bang dalam menepati janjinya,” ungkap pernyataan tim hukum Min Hee Jin.
Terkait tuduhan "pengambilalihan hak manajemen" tim Min Hee Jin juga membantah keras bahwa pihak mereka yang memicu tuduhan plagiarisme antara NewJeans dan ILLIT.
Mereka menegaskan bahwa isu itu muncul secara alami dari publik, kritikus musik, serta jurnalis, bukan berasal dari pihak Min Hee Jin atau ADOR.
Saat Min Hee Jin mengirimkan email internal sebagai bentuk laporan dari orang tua para anggota NewJeans yang menyampaikan kekhawatiran mereka, tindakannya justru disalahartikan sebagai upaya mengambil alih kendali manajemen.
Dalam perdebatan mengenai siapa yang sebenarnya melakukan proses perekrutan anggota NewJeans, tim hukum Min Hee Jin menyoroti perbedaan makna dari istilah "casting" yang digunakan Source Music.
Mereka menjelaskan bahwa "casting" dalam konteks ini tidak hanya berarti menemukan trainee di jalan atau menandatangani kontrak, melainkan juga mencakup peran kreatif Min Hee Jin dalam memilih kandidat terbaik, menentukan posisi mereka di grup, serta membangun konsep dan arah branding untuk proyek girl group baru tersebut.