← Beranda
Rosé BLACKPINK Diduga Terancam Diskualifikasi dari Grammy Awards Akibat Kontroversi Promosi
Alyssa Nazira• Selasa, 23 September 2025 | 01.59 WIB
Rosé BLACKPINK diduga terancam diskualifikasi Grammy Awards akibat lontroversi promosi album "APT". (Instagram/@roses_are_rosie)

JawaPos.com - Rosé, salah satu member BLACKPINK, baru-baru ini kembali menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan kemungkinan diskualifikasi dari ajang penghargaan musik bergengsi dunia, Grammy Awards. 

Kabar tersebut mencuat setelah paket promosi yang dikirimkan untuk mendukung pencalonan dirinya menuai kontroversi di kalangan netizen.

Mengutip laman Koreaboo, menjelang masa pemungutan suara untuk nominasi Grammy, para artis biasanya mengirimkan paket promosi atau For Your Consideration (FYC) boxes kepada anggota voting Recording Academy. 

Baca Juga: Rosé BLACKPINK Cetak Sejarah Baru, “APT.” Jadi MV K-Pop Tercepat Raih 2 Miliar Views di YouTube

Isi paket tersebut umumnya berupa salinan musik, materi promosi, atau informasi yang dapat membantu anggota mengenal karya sang artis. Hal ini diizinkan oleh pihak Grammy selama mengikuti aturan yang berlaku.

Namun, paket promosi milik Rosé diduga mengandung konten yang dianggap bermasalah. 

Di dalamnya terdapat sebuah halaman yang menampilkan statistik pencapaian album dan lagu populer Rosé berjudul “APT.” 

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru, ROSÉ BLACKPINK Jadi Artis K-Pop Pertama yang Raih Nominasi di Billboard Latin Music Awards 2025

Beberapa klaim dalam materi tersebut dituding tidak akurat bahkan dianggap menyesatkan. 

Netizen menyoroti pernyataan mengenai pencapaian yang dibandingkan dengan artis lain, termasuk BTS, serta adanya klaim jumlah tayangan yang disebut mendekati dua miliar views.

Hal ini kemudian memicu perdebatan karena dianggap melanggar pedoman yang ditetapkan oleh Recording Academy. 

Salah satu aturan jelas menyebutkan bahwa materi promosi tidak boleh berisi representasi yang salah mengenai penghargaan, prestasi, atau angka spesifik seperti data chart maupun jumlah streaming. 

Walaupun disebutkan bahwa pedoman tersebut memiliki ruang interpretasi dan tidak menyebut angka pasti, sejumlah pihak tetap menilai tindakan itu tidak sesuai dengan regulasi.

Kritik semakin deras setelah muncul tuduhan bahwa pihak Rosé sengaja “melebih-lebihkan” pencapaian demi memperkuat peluang masuk nominasi. 

Tuduhan ini bahkan disertai komentar pedas dari sebagian netizen yang menuduh Rosé berbohong terkait prestasi musiknya. 

Akibatnya, suara yang menyerukan agar Rosé didiskualifikasi dari daftar calon nominasi Grammy semakin keras terdengar di dunia maya.

Meskipun begitu, hingga saat ini pihak Recording Academy belum memberikan pernyataan resmi terkait situasi ini. 

Masih belum jelas apakah kontroversi tersebut benar-benar akan berdampak pada pencalonan Rosé atau hanya menjadi perdebatan publik semata. 

Di sisi lain, banyak penggemar Rosé dan BLACKPINK tetap memberikan dukungan penuh, dengan menilai tuduhan tersebut terlalu dibesar-besarkan dan tidak beralasan.

Dengan nama besar Rosé di kancah musik internasional, isu ini tentu menjadi perhatian luas, baik di kalangan penggemar maupun industri musik global. 

Publik kini menunggu langkah Recording Academy dalam menanggapi kontroversi tersebut, serta apakah hal ini benar-benar akan memengaruhi peluang Rosé untuk menorehkan prestasi baru di panggung Grammy.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho