← Beranda
Sukses dengan Film Sore, Ini 4 Film Favorit Yandy Laurens yang Bisa Jadi Pilihan Tontonan Akhir Pekan
Ridho NugrohoSenin, 8 September 2025 | 17.07 WIB
Yandy Laurens berbagi empat film favoritnya. (youtube.com/Letterboxd)

JawaPos.com - Sutradara Yandy Laurens sempat mencuri perhatian setelah kesuksesan film terbarunya Sore: Istri dari Masa Depan. Film garapan sutradara asal Makassar ini sukses mencatatkan lebih dari 3 juta penonton.

Sebelum sukses dengan film Sore, Yandy Laurens sudah menjadi perbincangan publik, khususnya di kalangan pencinta film. Film-filmnya dikenal kerap mengeksplorasi tema relationship dan keluarga yang tak jarang membuat mata penonton basah. Sebut saja film Keluarga Cemara, 1 Kakak 7 Ponakan, Jatuh Cinta Seperti di Film-Film, termasuk series-seriesnya.

Lalu, seperti apa film favorit sutradara lulusan Institut Kesenian Jakarta ini? Berikut empat film favorit Yandy Laurens berdasarkan wawancaranya di YouTube Letterboxd.

1. The Departed (2006)

Film The Departed merupakan karya sutradara senior Martin Scorsese.

The Departed berkisah tentang seorang polisi muda yang ditugaskan untuk menyamar ke dalam sindikat kriminal. Sebaliknya, seorang anggota mafia juga disusupkan ke dalam internal kepolisian.

Film yang berlatar di Boston ini menampilkan permainan “kucing dan tikus” antara polisi dan mafia, hingga batas antara kebenaran dan pengkhianatan menjadi kabur.

“Sangat keras, tapi sangat sensitif di saat bersamaan. Menggambarkan kerasnya mafia di Boston, tapi juga sangat sensitif,” ungkap Yandy Laurens di kanal Youtube Letterboxd pada Minggu (7/9).

Film yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Matt Damon ini cocok untuk penggemar film laga kriminal penuh intrik.

2. Kung Fu Hustle (2004)

Film komedi laga ini disutradarai dan diperankan oleh komedian multitalenta, Stephen Chow.

Kung Fu Hustle berkisah tentang seorang pemuda miskin dan lugu, mencoba menjadi penjahat dengan bergabung ke sebuah geng yang paling ditakuti di kota.

Alih-alih diterima, pemuda ini justru membuat kekacauan dan justru menemukan jati dirinya yang sebenarnya.

“Kung Fu Hustle itu bisa bikin komedi kayak Bugs Bunny live action. Tapi ketika dia mau ke drama, tidak pernah cukup terlambat,” ungkap Yandy kepada Letterboxd.

“Film itu mix genre, action, komedi, drama, ada romance-nya, tapi semuanya rasanya kawin secara harmoni” tambah Yandy.

Film yang berlatar di Shanghai tahun 1940-an, cocok bagi pencinta film laga berbalut komedi.

3. Nobody Knows (2004)

Film Nobody Knows berkisah tentang seorang anak bernama Akira yang diam-diam ditinggalkan oleh ibunya. Akira kemudian harus merawat tiga adiknya di sebuah apartemen sempit.

Film ini mengangkat kisah perjuangan bertahan hidup anak-anak tanpa orang tua, sekaligus menguji rasa tanggung jawab seorang kakak terhadap adik-adiknya.

Bagi Yandy Laurens, film Nobody Knows cukup life changing. Film garapan sutradara asal Jepang, Hirokazu Kore-eda, ini cocok bagi penggemar film drama keluarga yang penuh haru.

4. Athirah (2016)

Film dari sutradara Riri Riza ini bercerita tentang perjuangan seorang istri mempertahankan harga diri dan keteguhan hatinya di tengah prahara rumah tangga akibat poligami.

Film Athirah untuk Yandy Laurens sendiri memiliki pengaruh personal. Yandy mengaku Athirah memberinya ketenangan dan kepercayaan diri setiap kali mengalami mental breakdown akibat kesulitan menulis.

Film ini juga menarik karena sarat nilai budaya suku Bugis, Sulawesi Selatan. Cocok bagi penggemar film drama bernuansa budaya. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah