← Beranda
Rin Tin Tin: Salah Satu Aktor Anjing Pertama dari Jerman yang Menyelamatkan Studio Warner Bros. dari Kebangkrutan
Alberta Dionny Natanuel• Selasa, 13 Mei 2025 | 03.22 WIB
Foto Rin Tin Tin dan poster film pertamanya (Dok. Where the North Begins)

JawaPos.com - Film yang dibintangi oleh aktor hewan sudah lama ada sejak lama sekali, terutama anjing. Dilansir dari Portland Press Herald, aktor anjing pertama adalah seekor Scotch Collie dari Maine, Amerika Serikat. Dimana ia memainkan sebanyak 25 film bisu sejak 1910 hingga 1916. 

Melalui artikel ini kita akan berkenalan dengan seekor anjing German Shepherd bernama Rin Tin Tin. Seekor anjing dari Jerman yang diselamatkan oleh tentara Amerika Serikat pada masa Perang Dunia 1. 

Dilansir dari Ensiklopedia Britannica, Rin Tin Tin, atau Rinty, diselamatkan bersama saudara-saudaranya dan ibunya dari peternakan yang hancur karena bom Jerman oleh tentara Amerika Serikat bernama Lee Duncan pada tahun 1918. 

Setelah perang selesai, Lee membawa Rin Tin Tin pulang ke Los Angeles, Amerika Serikat. Mengetahui kecerdasan Rinty yang sangat tinggi, Lee kemudian melatihnya menjadi aktor anjing. 

Dari situ Rinty mendapatkan kesuksesan dari performanya di dunia akting dan perfilman. Ia membintangi sebanyak 27 film Hollywood. 

Bersama aktor anjing German Shepherd lain, Strongheart, ia berperan besar dalam meningkatnya popularitas anjing ras ini di sebagai peliharaan keluarga. 

Film Pertama

Sebelum Rinty mendapatkan ketenarannya, Lee, pemiliknya, sempat mengelilingi daerah Poverty Row. Daerah ini adalah area studio Hollywood yang hanya membuat film dengan dana dan produksi bernilai rendah. 

Ia mencari apabila ada studio yang membutuhkan aktor anjing disana. Akhirnya ia dan Rinty mendapatkan peran untuk menggantikan serigala yang malu kamera di film The Man From Hell’s River (1922). 

Serigala yang seharusnya menjadi aktor utama tidak dapat mengikuti perintah sutradara dengan baik. Namun Rinty dapat dengan mudah tampil di depan kamera dengan mengikuti perintah-perintah Lee. 

Rinty kemudian dibayar dengan nama "Rin Tan." Rinty pun juga mulai sering memainkan film sebagai serigala atau campuran serigala karena ia lebih mudah diatur dan dilatih. 

Menyelamatkan Studio Warner Bros.

Film dimana Rinty akhirnya mendapatkan peran utama adalah Where the North Begins (1923). Film bisu ini juga menjadi film yang menyelamatkan Warner Bros. dari kebangkrutan. Di bawah naungan Warner Bros., Rinty membintangi 24 film lainnya. 

Sebelum ini Warner Bros. sempat mengalami kesulitan dan berkat Rinty, film-film hasil produksi studio ini sukses besar. Sampai-sampai Rinty dijuluki "Pembayar Pinjaman" oleh para pekerja Warner Bros. 

Rinty juga menjadi perhatian utama penulis naskah Darryl F. Zanuck, yang kemudian terlibat dalam pembuatan film-film untuk Rinty. Kesuksesannya ini menjadikan ia naik pangkat menjadi produser film. 

Dilansir dari IMDb, pada puncak kejayaan Rinty, Warner Bros. juga menyediakan 18 anjing lainnya yang siap menggantikan Rinty saat proses syuting. Hal ini dilakukan untuk mengurangi stres pada Rinty. 

Tidak hanya itu, mereka juga menyiapkan koki pribadi untuk Rinty yang dengan sigap membuatkan makan siangnya setiap hari. 

Makan siangnya tercatat adalah daging tenderloin, atau has, panggang. Makan siang ini selalu ditemani dengan pertunjukan orkestra langsung untuk membantu pencernaan Rinty. 

Warisan 

Rinty meninggal di rumah Lee, Los Angeles, Amerika Serikat pada 10 Agustus 1932. Lee menuliskan kematian Rinty di buku hariannya. 

Lee menceritakan bahwa ia mendengar Rinty menggonggong dengan aneh, maka ia mendekati anjingnya ini untuk mencari tahu kenapa. Ia menemukan Rinty terbaring di lantai, beberapa saat sebelum meninggal. 

Koran-koran sepenjuru negara mengabarkan berita duka ini. Majalah-majalah menuliskan kisah-kisah hidupnya, terutama karirnya di perfilman. 

Karena keuangan Lee pada saat itu juga terpengaruh krisis Great Depression, ia tidak dapat memberikan pemakaman yang lebih baik untuk Rinty. 

Ia juga harus menjual rumahnya dan mengirimkan tubuh Rinty ke negara asalnya dan dikuburkan di pemakaman hewan Cimetiere des Chiens et Autres Animaux Domestiques. 

Karir dalam perfilman Rinty ini sebelumnya sudah diteruskan oleh keturunannya: Rin Tin Tin Jr., Rin Tin Tin III, dan Rin Tin Tin IV. Akan tetapi ketiganya tidak dapat menghasilkan performa yang baik seperti Rinty. 

Lee meninggal pada tahun 1960. Hak cipta film-film Rin Tin Tin diwariskan kepada Bert Leonard, rekan bisnisnya. 

Keturunan Rinty masih ada dan dikabarkan menjadi hewan peliharaan keluarga Dorothy Yanchak, dimana anjing tersebut bernama Rin Tin Tin XII. 

Baca Juga: Sinopsis Campfire Cooking in Another World with My Absurd Skill: Belajar Memasak di Tengah Hutan dengan Perlindungan Serigala Raksasa

EDITOR: Candra Mega Sari