← Beranda
Ed Sheeran Ungkapkan Ketakutannya Tentang Teknologi AI di Dunia Musik
Roissatul FitriyaniRabu, 9 Agustus 2023 | 21.57 WIB
Ed Sheeran. (NME)

 

JawaPos.com – Musisi asal Britania Raya Ed Sheeran mengungkapkan pemikirannya tentang penggunaan teknologi AI dalam dunia musik. Ia menyebut teknologi tersebut 'aneh'.

Dalam sebuah wawancara bersama Audacy, pelantun 'Bad Habit' tersebut ditanya tentang projek AI yang berorientasi musik saat ini sedang populer di sosial media. Ia menjawab dengan mengaitkan pada film-film Hollywood yang berhubungan tentang bahaya perkembangan sebuah robot.

“Selama 60 tahun terakhir, film-film Hollywood memberi tahumu. Jangan lakukan itu, dan sekarang semua orang melakukaannya. Apakah anda tidak melihat film di mana mereka membunuh kita semua?,” ungkapnya.

Baca Juga: Luna Maya Unggah Foto Bersama Maxiem Bouttier, Netizen Doakan Jodoh Sampai Pelaminan

Ed Sheeran juga mengungkapkan ia tidak membutuhkan hal itu dan mengatakan jika teknologi mengambil alih pekerjaan manusia itu akan menjadi hal yang sangat buruk. Akan tetapi, Ed Sheeran tidak menampik bahwa salah satu teknologi AI yakni ChatGPT dapat membantunya.

Dilansir dari NME, Rabu (9/8), awal tahun ini, sebuah album palsu Oasis yang 'lost' dibuat oleh AI sebelum Paul McCartney mengatakan teknologi tersebut memungkinkannya membuat lagu terakhir oleh The Beatles. Vokalis Bad Seeds, Nick Cave, menggambarkan konsep AI dalam dunia musik dengan sebuah ejekan aneh tentang apa artinya menjadi manusia, serta mengemukakan agar platform seperti ChatGTP menghilang dan meninggalkan para penulis lagu.  

Salah satu pentolan Blur Damon Albarn menyebutkan musik yang diproduksi oleh AI merupakan hal yang tidak masuk akal. "Jika AI adalah masa depan musik, kita akan membutuhkan obat yang lebih kuat untuk melewatinya,” ujar Ed.

Beberapa artis juga mempertimbangkan masalah tentang penggunaan AI pada produksi musik mereka, termasuk Noel Gallagher, Sting, dan Grimes. Pada bulan Juni kemarin, Recording Academy mengumumkan aturan baru tentang pelarangan bagi musik yang semata-mata dibuat oleh AI untuk memenuhi syarat pada penghargaan Grammy.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah