← Beranda

Lagu Hallelujah oleh Leonard Cohen Bukan Lagu Rohani, Tapi Teriakan Seseorang yang Mencari Arti Agama dan Kasih

Alberta Dionny NatanuelRabu, 10 September 2025 | 22.16 WIB
Banner film dokumenter Leonard Cohen (Dok. Netflix)

JawaPos.com - Agar sebuah lagu menjadi karya seni yang abadi dan dinyanyikan oleh semua orang, terutama setelah penyanyi aslinya meninggal, bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika lagu itu bisa diterima dan dinyanyikan oleh orang-orang dari berbagai latar belakang.

Namun, karena terkecoh oleh judulnya, banyak orang mengira lagu ini adalah lagu rohani. Penulis lagu asal Kanada, Leonard Cohen, merilis album Various Positions pada tahun 1984, yang di dalamnya terdapat satu lagu yang menjadi hit global.

Berikut adalah lirik lagu tersebut:

Hallelujah oleh Leonard Cohen (1984) 

Now I've heard there was a secret chord

That David played and it pleased the Lord

But you don't really care for music, do ya? 

It goes like this, the fourth, the fifth

The minor fall, the major lift

The baffled king composing "Hallelujah"

Refrain: 

Hallelujah 4x

Your faith was strong, but you needed proof

You saw her bathing on the roof

Her beauty and the moonlight overthrew ya

She tied you to a kitchen chair

She broke your throne and she cut your hair

And from your lips she drew the Hallelujah

Refrain

You say I took the name in cain

I don't even know the name

But if I did, well, really, what's it to ya?

There's a blaze of light in every word

It doesn't matter which you heard

The holy or the broken Hallelujah

Refrain

I did my best, it wasn't much

I couldn't feel, so i tried to touch

I've told the truth, I didn't come to fool ya

And even though it all went wrong

I'll stand before the lord of song 

With nothing on my tongue but hallelujah

Refrain 

Kisah di Balik Penciptaan Lagu

Dilansir dari American Songwriter, Leonard Cohen telah menulis banyak sekali bait untuk lagu ini sebelum akhirnya terpilih beberapa bait yang menjadi versi final. Dikatakan ia menulis setidaknya 80 draft lirik untuk lagu ini. 

Lagu itu mengambil referensi biblikal dalam penggunaan kata "Hallelujah" (haleluya) sebagai refrainnya. Walaupun terdengar sangat indah, lagu ini bersifat sangat gelap. Leonard juga sering menggunakan konsep "cinta" yang dirasakan oleh manusia. 

Leonard juga mereferensikan kisah-kisah di dalam Alkitab, terutama dalam Kitab Perjanjian Lama yang juga adalah Kitab Suci Yahudi. Seperti kisah Raja Daud dan Bathsheba, serta Samson dan Delilah. 

Dilansir dari Logan Ransley, Leonard berhasil menggambarkan seseorang yang sedang mencari arti kehidupan melalui kepercayaan, kasih sayang, dan musik. Namun ketiga hal tersebut memiliki sisi baik dan buruk. 

Lagu ini bukanlah untuk merayakan kemenangan atau perayaan bahagia. Lagu ini bukan memuji kepercayaan dan kasih sayang yang sempurna atau murni. 

Namun, Leonard menyanyikan bagaimana kehidupan dapat merusak dirimu. Dan terkadang yang dapat kita lakukan hanya mensyukuri hal-hal yang ada. 

Leonard sebenarnya memiliki satu lagi bait yang berfokus pada konsep kasing sayang. Bait ini terkadang ikut dinyanyikan pula. 

Well, maybe there's a God above

As for me all I've ever learned from love

Is hot to shoot somebody who outdrew ya

But it's not a crime that you're here tonight 

It's not some pilgrim who claims to have seen the Light

No, it's a cold and it's a very broken Hallelujah

Biografi Penyanyi

Dilansir dari IMDb, Leonard Cohen lahir pada tanggal 21 September 1934 di Montreal, Quebec, Kanada. Beliau adalah seorang penyanyi, penulis, dan pujangga. 

Karya-karyanya kebanyakan bertema atau mengangkat topik kepercayaan, kehidupan, penyedirian, depresi, pengkhianatan, pembalasan, konflik sosial dan politik, romans, dan lain-lain. 

Lahir dengan nama Leonard Norman Cohen, ia lahir ke dalam keluarga Yahudi Ortodoks. Ibunya adalah Yahudi keturunan Lithuania, dan ayahnya berasal dari Polandia. Kakek dari ayahnya bahkan dulunya adalah pendiri Kongres Yahudi Kanada. 

Leonard menjadi tertarik kepada puisi dan musik saat ia bersekolah di Westmount High School. Pada saat itu ia sangat menyukai puisi Spanyol yang ditulis oleh Federico Garcia Lorca. 

Setelah itu ia berkuliah di Universitas McGill dan Universitas Columbia. Pada periode itu Leonardo berilis beberapa buku puisi.

Leonardo tetap menulis dan merilis puisi-puisi setelahnya. Ia juga merilis beberapa novel mulai pada tahun 1960an. Namun pendapatannya sebagai penulis tidaklah cukup dan ia juga belum "sukses" sebagai penulis pula. 

Maka, ia memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat dan memulai karir sebagai penulis lagu folk pada tahun 1967. Ia baru mulai menyanyikan lagu-lagunya pada tahun 1971. 

Selama berkarier di dunia musik, Leonard memenangkan cukup banyak penghargaan. Seperti Penghargaan Genie, Penghargaan Grammy, Rock and Roll Hall of Fame, Penghargaan Juno, dan lain-lain. 

Leonard meninggal pada 7 November 2016 lalu di Los Angeles, Amerika Serikat, pada usia 82 tahun. Diperkirakan akibat penyakit leukemia yang ia derita. Namun kematiannya baru diumumkan tiga hari setelahnya. 

Baca Juga: IVE Raih Kesuksesan Global Lewat Lagu XOXZ dan Mendominasi Tangga Lagu Korea Selatan hingga Internasional

EDITOR: Candra Mega Sari