JawaPos.com – Tingkat kecelakaan tinggi di MotoGP Silverstone disebabkan oleh beberapa faktor. Dari 23 pembalap yang memulai balapan, hanya 16 pembalap yang berhasil mencapai garis finis, menunjukkan tingginya angka kegagalan dalam Grand Prix Inggris.
Sejumlah pembalap menilai kondisi ban, suhu lintasan, tingkat cengkeraman, dan karakteristik balapan menjadi faktor yang berkontribusi terhadap banyaknya kecelakaan.
Berikut 4 faktor yang menjadi penyebab utama banyaknya crash yang terjadi pada MotoGP Inggris 2026, seperti dilansir dari laman Crash pada Senin (10/8).
1. Suhu Lintasan yang Lebih Panas
Suhu lintasan Silverstone yang lebih tinggi dari biasanya disebut menjadi salah satu faktor meningkatnya risiko kecelakaan.
Pol Espargaro menilai kondisi tersebut membuat ban depan bekerja mendekati batas kemampuannya sehingga kehilangan cengkeraman menjadi lebih mudah terjadi. Kondisi tersebut semakin menyulitkan pembalap untuk menjaga kestabilan motor ketika memasuki tikungan dengan kecepatan tinggi.
2. Degradasi Ban Belakang
Degradasi ban belakang yang cukup tinggi juga menjadi persoalan bagi para pembalap sepanjang balapan. Menurut Espargaro, penggunaan ban medium membuat daya dukung motor lebih rendah dibandingkan ban lunak yang digunakan pada sesi sebelumnya.
Kondisi tersebut membuat bagian depan motor bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko kehilangan kendali dan terjatuh.
3. Permukaan Lintasan yang Lebih Licin
Jack Miller menilai permukaan Silverstone terasa lebih licin pada hari balapan dibandingkan awal akhir pekan. Pembalap Pramac Yamaha tersebut menduga kondisi itu dapat dipengaruhi oleh suhu lintasan atau aktivitas balapan kelas Moto2 sebelum MotoGP berlangsung.
Berkurangnya daya cengkeram membuat pembalap semakin sulit mempertahankan kestabilan motor ketika menggunakan ban medium.
4. Karakteristik Balapan dan Pengelolaan Ban
Panjang lintasan dan durasi balapan di Silverstone membuat pengelolaan kondisi ban menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.
Miller menilai menjaga ban tetap berada dalam kondisi optimal sepanjang balapan menjadi lebih sulit pada musim ini.
Kombinasi tuntutan lintasan, degradasi ban, dan kondisi permukaan yang berubah akhirnya berkontribusi terhadap tingginya jumlah kecelakaan di Silverstone.