← Beranda
5 Alasan Jorge Martin Mantap Bertahan dengan Aprilia hingga 2026 Meski Sempat Ingin Tinggalkan Tim
Risma Azzah FatinSabtu, 19 Juli 2025 | 04.54 WIB
Jorge Martin. (Crash)

JawaPos.com – Jorge Martin resmi mengumumkan keputusannya untuk tetap bersama Aprilia hingga musim MotoGP 2026. Keputusan ini muncul setelah spekulasi panjang terkait masa depannya di tengah cedera serius dan ketegangan internal dengan tim.

Dalam konferensi pers khusus di Brno, Jorge Martin mengungkapkan berbagai alasan yang melatarbelakangi pilihannya, termasuk refleksi pribadi dan keyakinannya terhadap proyek Aprilia.

Berikut lima alasan Jorge Martin mantap untuk memilih bertahan di Aprilia hingga 2026, seperti dilansir dari laman The Race pada Jumat (18/7).

1. Refleksi Diri Jorge Martin setelah Cedera Serius

Jorge Martin mengalami cedera berat dalam insiden di GP Qatar yang hampir merenggut nyawanya. Ia menghabiskan empat hari di ICU Doha dan berbulan-bulan pemulihan di rumah.

Momen-momen tersebut membuatnya mempertanyakan masa depannya, baik sebagai pembalap maupun secara pribadi. Pengalaman itu menjadi titik balik dalam mengambil keputusan untuk bertahan di Aprilia.

2. Potensi Nyata Aprilia dengan Marco Bezzecchi

Jorge Martin melihat performa Aprilia yang meningkat tajam, terutama saat ditinggalnya karena cedera. Marco Bezzecchi mampu membawa Aprilia bersaing langsung dengan Ducati dan memenangkan balapan.

Hal ini membuktikan bahwa motor RS-GP memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Keyakinan itu membuat Jorge Martin merasa proyek Aprilia layak diperjuangkan kembali.

3. Hubungan Jorge Martin dan Aprilia yang saling Jujur serta Terbuka

Meskipun diwarnai ketegangan, Jorge Martin menyatakan hubungan dengan Aprilia selalu jujur dan terbuka. Ia mengakui adanya konflik besar, tetapi juga percaya bahwa kedua pihak sama-sama ingin membangun kembali kepercayaan.

Jorge Martin menyebut hubungannya dengan tim seperti roller coaster, penuh pasang surut tetapi tetap ingin bersama. Ia yakin kerja sama ini bisa tumbuh kembali menjadi “keluarga paddock” yang solid.

Baca Juga: Di Tengah Polemik Jorge Martin, Luca Marini Mantap Bertahan Bersama HRC untuk Musim 2026

4. Sikap Jorge Martin yang Mandiri dalam Mengambil Keputusan

Jorge Martin menegaskan bahwa setiap langkah yang ia ambil didasarkan pada keyakinannya terhadap masa depan pribadi. Ia tidak menyesali niat berpindah tim karena hal itu muncul dari kebutuhan untuk menyelamatkan kariernya.

Meski menerima kritik dari penggemar, Jorge Martin tetap konsisten menjaga pendiriannya. Ia merasa tidak ada yang perlu dimaafkan selama ia bertindak dengan pertimbangan terbaik.

5. Dukungan Emosional dan Nasihat dari Marc Marquez

Jorge Martin mengungkapkan bahwa salah satu nasihat paling berarti datang dari Marc Marquez. Pesan tersebut menyarankan untuk tidak membuat keputusan besar saat sedang dalam kondisi cedera.

Bagi Jorge Martin, pesan itu menjadi pengingat penting dalam menimbang masa depan dengan lebih bijak. Dukungan moral itu berperan besar dalam mengarahkan kembali fokusnya ke Aprilia. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah