JawaPos.com - Di balik kemenangan 2-0 atas Lazio di Juventus Stadium, Minggu (22/1), ada sebuah ide gila yang diterapkan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri. Ide itu adalah memainkan tiga bomber andalan dalam skema 4-2-3-1.
Formasi 4-2-3-1 ini untuk kali pertama diterapkan Allegri pada musim 2016-2017. Dengan skema ini, tiga striker yaitu Mario Mandzukic, Gonzalo Higuain, dan Paulo Dybala, ditampilkan sebagai starter bersamaan.
Higuain diplot sebagai ujung tombak utama, ditopang Mandzukic dan Dybala di belakangnya dengan bantuan winger Juan Cuadrado.
“Saya mengatakan bahwa formasi ini adalah opsi pada jumpa pers terakhir. Namun, tidak seorang pun mengira saya akan langsung menerapkannya,” tutur Allegri.
“Setiap saat, saya datang dengan ide gila dan mencobanya di lapangan. Hal terpenting, Anda memiliki keyakinan untuk melakukannya,” ucap sang pelatih.
Hasilnya pun positif. Juventus menang 2-0 berkat gol Paulo Dybala dan Gonzalo Higuain. Mandzukic sendiri menyumbang satu assist untuk gol Dybala, sedangkan Cuadrado menjadi pengumpan gol Higuain.
Allegri pun tak sungkan melayangkan apresiasi bukan kepada pencetak gol, melainkan Mandzukic yang diplot di sisi kiri serangan.
“Mandzukic bermain seperti mesin yang tdak pernah mati. Bahkan, dia tidak merasa kelelahan setelah pertandingan berakhir. Dalam hal bertahan, dia juga bermain sangat bagus,” pungkasnya. (ira/JPG)