← Beranda
8 Trik Mengoptimalkan Profil LinkedIn agar Dilirik Rekruter: Layak Dicoba
Cicilia Margarettha• Kamis, 15 Oktober 2026 | 03.18 WIB
Ilustrasi perbarui profil LinkedIn / foto: pexels.com

JawaPos.com - Mengirim puluhan lamaran sering berakhir tanpa kabar. Di tengah persaingan yang ketat dan penggunaan AI dalam rekrutmen, cara mencari kerja ikut berubah.

Profil LinkedIn yang tepat bisa membuat rekruter yang menghubungi Anda lebih dulu dari pada kandidat lain.

Profil yang dioptimalkan membantu Anda muncul saat recruiter mencari kandidat dengan kata kunci tertentu dan banyak orang belum memanfaatkannya.

Berikut delapan trik yang dinilai layak Anda coba dalam mengoptimalkan peluang mendapatkan pekerjaan lewat Linkedin.

Melansir dari laman YourTango pada Rabu (14/10), menyebutkan delapan trik mengoptimalkan Linkedin Agar dilirik recruiter.

  1. Aktifkan Open to Work

Fitur ini membantu recruiter menyaring kandidat yang aktif mencari kerja, dan bisa diatur agar hanya recruiter yang melihatnya.

  1. Pertimbangkan tidak mencantumkan gelar tinggi di nama atau judul

Gelar seperti MBA atau Ph.D. bisa membuat pelamar dicap terlalu berkualifikasi. Tentu hal ini bergantung bidang, karena sebagian pekerjaan mewajibkannya.

  1. Cantumkan dua jabatan di headline

Satu jabatan yang sudah Anda jalani dan satu yang Anda incar, supaya peluang dipertimbangkan lebih luas.

  1. Optimalkan bagian About dan Top Skills

Bagian ini kaya kata kunci yang dipakai recruiter dan AI. Bila bingung, Anda bisa meminta bantuan alat AI membuat draf, lalu sesuaikan.

  1. Ringkas deskripsi pengalaman kerja

Fokus pada perusahaan, jabatan, tanggal, dan keahlian yang benar-benar dipakai, disesuaikan dengan pekerjaan yang diincar.

  1. Lengkapi Pendidikan dan Keahlian

LinkedIn menerima hingga 100 keahlian, tetapi hanya tiga teratas yang tampil secara default. Sebagian pakar menyarankan jumlahnya dibatasi agar rapi.

  1. Aktif berinteraksi, tetapi hati-hati

Semakin aktif Anda, semakin besar profil Anda diangkat algoritma dan hindari konten yang kontroversial.

  1. Balas pesan secepatnya

Saat recruiter menghubungi Anda lewat fitur chat, respons cepat bisa membuka peluang.

Rekruter rata-rata hanya sekitar enam detik melihat profil, dengan sekitar 19 persen waktu tertuju pada foto profil.

Hampir 80 persen waktu mereka tertuju pada nama, jabatan dan perusahaan saat ini dan sebelumnya, tanggal kerja, serta pendidikan. Artinya, headline dan bagian utama profil sangat menentukan.

Data LinkedIn yang dikutip sejumlah situs karier menyebut profil dengan foto mendapat sekitar 21 kali lebih banyak kunjungan dan hingga 9 kali lebih banyak permintaan koneksi.

Profil dengan minimal lima keahlian relevan juga disebut dilihat recruiter jauh lebih sering mendapat panggilan.

Satu hal yang perlu dijaga, pastikan semua informasi di profil benar, termasuk bila memakai AI untuk menyusunnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho