← Beranda
Tak Perlu Ribet, 6 Cara Alami Ini Bisa Membantu Mengurangi Bau Mulut
Diajeng Gentalia Rifani• Selasa, 29 September 2026 | 04.06 WIB
6 Cara Atasi Bau Mulut Secara Alami

JawaPos.com - Bau mulut atau halitosis merupakan masalah yang cukup umum dan bisa mengganggu rasa percaya diri, terutama ketika sedang berbicara dengan orang lain. Kondisi ini dapat berkaitan dengan kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga, sisa makanan, kebiasaan tertentu, hingga konsumsi makanan yang memiliki aroma kuat.

Menjaga kebersihan rongga mulut tentu menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi masalah tersebut. Selain itu, beberapa kebiasaan sederhana juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu menjaga napas tetap segar.

Dilansir dari laman Halodoc dan Alodokter, berikut enam cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi bau mulut secara alami.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan menjadi salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan. Air putih membantu menjaga kelembapan mulut sekaligus mendukung produksi air liur.

Kondisi mulut yang tidak terlalu kering dapat membantu mengurangi penumpukan bakteri dan sisa makanan yang berpotensi menimbulkan aroma tidak sedap.

2. Berkumur dengan Larutan Garam atau Jahe

Berkumur menggunakan larutan air garam merupakan salah satu cara tradisional yang kerap digunakan untuk menjaga kebersihan mulut. Larutan tersebut dapat membantu membersihkan area mulut dari sisa-sisa yang menempel.

Selain itu, jahe juga sering dimanfaatkan dalam perawatan tradisional karena memiliki senyawa yang berkaitan dengan aktivitas antimikroba. Meski demikian, cara ini sebaiknya hanya menjadi pelengkap dan bukan pengganti kebersihan gigi secara rutin.

3. Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok juga dapat berkontribusi terhadap munculnya bau mulut. Aroma dari asap rokok dapat tertinggal di rongga mulut, sementara kebiasaan tersebut juga berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut.

Mengurangi hingga menghentikan kebiasaan merokok tidak hanya membantu menjaga kesegaran napas, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesehatan.

4. Konsumsi Teh Hijau

Teh hijau mengandung berbagai senyawa antioksidan dan memiliki aktivitas antibakteri yang telah banyak diteliti. Mengonsumsinya tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi salah satu pilihan minuman dalam pola hidup yang lebih sehat.

Jika menyukai rasa yang lebih segar, daun mint dapat ditambahkan. Namun, teh hijau tetap bukan pengganti langkah utama seperti menyikat gigi dan membersihkan sela-sela gigi.

5. Manfaatkan Daun Sirih

Daun sirih sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk membantu menjaga kebersihan area mulut. Sejumlah penelitian juga menemukan adanya aktivitas antibakteri dan antiradang pada senyawa yang terdapat dalam daun sirih.

Meski demikian, penggunaannya sebaiknya dilakukan secara bijak. Menjaga kebersihan gigi dan mulut melalui cara yang sudah terbukti tetap menjadi bagian utama dalam mencegah bau mulut.

6. Kurangi Makanan Pemicu Bau

Cara berikutnya adalah memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Beberapa jenis makanan, terutama bawang putih dan bawang bombay, dapat membuat napas beraroma lebih kuat setelah dimakan.

Senyawa tertentu dari makanan tersebut dapat masuk ke aliran darah dan kemudian memengaruhi aroma napas. Jika sedang ingin menjaga napas tetap segar, konsumsi makanan pemicu tersebut bisa dikurangi sementara.

Selain menerapkan cara-cara di atas, jangan lupa menyikat gigi secara teratur, membersihkan lidah dan sela-sela gigi, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala. Jika bau mulut berlangsung lama atau muncul bersama keluhan lain, pemeriksaan oleh dokter gigi dapat membantu menemukan penyebabnya.

Jadi, menjaga napas tetap segar tidak hanya soal menggunakan produk penghilang bau mulut. Kebersihan mulut yang konsisten dan kebiasaan hidup sehat tetap menjadi kunci utama.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho