JawaPos.com - Bau kaki merupakan masalah yang cukup umum dan terkadang membuat seseorang merasa kurang nyaman, terutama ketika harus melepas sepatu di depan orang lain. Kondisi ini juga dapat mengganggu rasa percaya diri apabila terjadi berulang kali.
Salah satu penyebab yang sering berkaitan dengan bau kaki adalah keringat berlebih yang membuat bakteri lebih mudah berkembang di area kaki. Karena itu, menjaga kebersihan kaki, kaus kaki, dan alas kaki menjadi bagian penting dalam mengurangi munculnya bau tidak sedap.
Dilansir dari laman Hello Sehat dan Halodoc, ada beberapa perawatan sederhana yang dapat dilakukan di rumah menggunakan bahan yang mudah ditemukan. Berikut tiga cara yang bisa dicoba untuk membantu mengurangi bau kaki.
Baca Juga: Tak Melulu Deodoran, Ini 5 Cara Alami untuk Mengurangi Bau Badan
1. Merendam kaki dengan larutan cuka
Cuka dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk perawatan kaki karena sifat asamnya dapat membantu menghambat pertumbuhan beberapa jenis mikroorganisme. Namun, larutan cuka sebaiknya tidak digunakan pada kulit yang sedang terluka atau mengalami iritasi.
Untuk mencobanya, campurkan cuka dengan air dalam jumlah yang lebih banyak. Gunakan perbandingan sekitar satu bagian cuka dan dua bagian air. Rendam kaki selama kurang lebih 15–30 menit, kemudian bilas dan keringkan hingga benar-benar tidak lembap.
2. Mencoba rendaman air garam
Bahan sederhana berikutnya adalah garam. Merendam kaki dalam air garam dapat menjadi bagian dari rutinitas menjaga kebersihan kaki dan membantu mengurangi kelembapan berlebih.
Caranya cukup mudah. Campurkan garam ke dalam wadah berisi air hangat, kemudian rendam kaki selama sekitar 15–20 menit. Setelah selesai, pastikan kaki dikeringkan dengan baik, terutama pada sela-sela jari.
Perawatan ini dapat dilakukan secara berkala, tetapi jika kulit terasa kering, perih, atau mengalami iritasi, sebaiknya hentikan penggunaannya.
3. Menggunakan rendaman teh
Teh hitam juga kerap digunakan sebagai bahan perawatan rumahan untuk kaki yang mudah berkeringat. Kandungan tanin di dalam teh memiliki sifat astringen yang dapat membantu mengurangi kelembapan kulit untuk sementara.
Untuk membuatnya, seduh atau rebus dua kantong teh hitam dalam sekitar satu liter air selama beberapa menit. Setelah suhunya lebih nyaman, tambahkan air biasa secukupnya agar larutan tidak terlalu panas.
Rendam kaki selama sekitar 15–30 menit, kemudian keringkan secara menyeluruh. Perawatan ini dapat dilakukan secara berkala sebagai pelengkap kebersihan kaki.
Selain menggunakan bahan rumahan, kebersihan sehari-hari tetap penting untuk mencegah bau kaki. Cuci kaki secara rutin, keringkan dengan baik, ganti kaus kaki secara teratur, dan berikan kesempatan pada sepatu untuk benar-benar kering sebelum digunakan kembali.
Jika bau kaki sangat kuat, terus berulang meski kebersihan sudah dijaga, atau disertai gatal, kulit mengelupas, luka, maupun perubahan pada kulit, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.