JawaPos.com – Tumit yang kering, kasar, hingga mengalami pecah-pecah merupakan masalah kulit yang cukup umum. Kondisi tersebut bukan hanya dapat mengganggu penampilan, tetapi juga berpotensi menimbulkan rasa perih atau tidak nyaman ketika digunakan untuk berjalan.
Beragam faktor dapat memicu tumit menjadi kasar, seperti kulit yang kehilangan kelembapan, terlalu sering memakai alas kaki terbuka, berdiri dalam waktu lama, hingga kurang memperhatikan perawatan kaki.
Kabar baiknya, perawatan tumit tidak selalu membutuhkan biaya mahal. Beberapa langkah sederhana bahkan dapat dilakukan sendiri di rumah secara rutin.
Dilansir dari Halodoc dan Alodokter, berikut lima cara yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi tumit kaki kasar dan pecah-pecah.
Baca Juga: Tips Keuangan: 8 Rutinitas Pagi Orang Kaya Tanpa Harus Bekerja Lebih Keras
1. Lakukan Eksfoliasi Secara Perlahan
Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus mengurangi lapisan kulit yang menebal di bagian tumit.
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah merendam kaki menggunakan air hangat selama sekitar 20 menit. Setelah kulit menjadi lebih lunak, gosok bagian tumit secara lembut menggunakan batu apung atau kikir khusus kaki.
Hindari menggosok terlalu keras karena dapat membuat kulit mengalami iritasi. Setelah selesai, aplikasikan pelembap pada kaki. Penggunaan kaus kaki berbahan katun setelahnya juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit.
Perawatan ini sebaiknya dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan agar kondisi kulit tetap terjaga.
2. Manfaatkan Minyak Kelapa
Minyak kelapa juga dapat digunakan sebagai salah satu pilihan untuk membantu merawat kulit kaki yang kering.
Kandungan minyak di dalamnya dapat membantu menjaga kelembapan serta mendukung fungsi lapisan pelindung kulit. Penggunaan pelembap berbahan minyak kelapa secara teratur dapat membantu membuat kulit tumit terasa lebih lembut.
Oleskan secukupnya pada bagian tumit yang kering, terutama setelah mandi atau sebelum tidur.
3. Oleskan Madu
Madu dikenal memiliki sifat yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Karena itu, bahan alami ini dapat menjadi salah satu pilihan perawatan tambahan untuk kulit kaki yang kering.
Madu juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu menjaga kondisi kulit. Namun, penggunaan madu bukan pengganti pengobatan apabila tumit sudah mengalami luka, infeksi, atau pecah-pecah yang cukup parah.
4. Rutin Menggunakan Pelembap
Menjaga kelembapan merupakan salah satu bagian penting dalam perawatan tumit yang kering.
Gunakan produk pelembap khusus kaki yang dapat ditemukan di apotek maupun toko kesehatan. Pilih produk yang memang ditujukan untuk kulit kering dan aplikasikan secara rutin.
Waktu yang baik untuk mengoleskan pelembap antara lain setelah mandi ketika kulit masih sedikit lembap dan sebelum tidur. Kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga kulit tumit agar tidak semakin kering.
5. Pilih Alas Kaki yang Nyaman
Jenis alas kaki yang digunakan sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi tumit.
Pilih sepatu atau sandal dengan bantalan yang cukup empuk dan mampu menopang tumit dengan baik. Hindari menggunakan alas kaki yang terlalu sempit, tidak sesuai ukuran, atau sudah kehilangan bantalan karena dapat meningkatkan tekanan pada kaki.
Menggunakan kaus kaki juga dapat membantu melindungi kulit. Sementara ketika berada di rumah, sandal dengan sol yang nyaman dapat digunakan untuk mengurangi tekanan langsung pada telapak dan tumit.
Jika tumit pecah-pecah disertai perdarahan, kemerahan, bengkak, nyeri berat, atau tanda infeksi, sebaiknya jangan hanya mengandalkan perawatan rumahan. Konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Dengan perawatan yang dilakukan secara konsisten dan kebiasaan menjaga kelembapan kulit, kondisi tumit kering dan kasar dapat lebih terkontrol.