JawaPos.com – Matcha belakangan semakin mudah ditemukan dalam berbagai menu minuman dan makanan. Bubuk teh hijau asal Jepang ini kerap diolah menjadi matcha latte, smoothie, hingga aneka hidangan penutup.
Popularitas matcha bukan hanya karena warna hijaunya yang khas dan rasanya yang unik. Minuman ini juga mengandung sejumlah senyawa yang menarik perhatian, mulai dari katekin, kafein, asam fenolik, vitamin C, klorofil, hingga tanin.
Kandungan tersebut membuat matcha tidak hanya menarik sebagai minuman kekinian, tetapi juga memiliki potensi manfaat bagi tubuh apabila dikonsumsi secara tepat dan tidak berlebihan.
Dilansir dari laman Hello Sehat dan Alodokter, berikut enam manfaat matcha yang berkaitan dengan kesehatan tubuh.
1. Membantu Mendukung Fungsi Otak
Matcha mengandung kafein dan L-theanine yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan serta konsentrasi. Kandungan katekin di dalamnya juga dikaitkan dengan dukungan terhadap fungsi kognitif.
Kombinasi berbagai senyawa tersebut membuat matcha kerap dikonsumsi ketika seseorang membutuhkan minuman yang dapat membantu menjaga fokus dan mengurangi rasa lelah.
2. Berpotensi Menekan Risiko Kanker
Salah satu kandungan yang banyak dibahas dalam matcha adalah epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa ini termasuk dalam kelompok katekin dan memiliki aktivitas antioksidan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa katekin berpotensi menghambat proses tertentu yang berkaitan dengan perkembangan sel kanker. Meski demikian, konsumsi matcha tetap tidak dapat dianggap sebagai pengobatan kanker.
3. Mendukung Kesehatan Jantung
Kandungan katekin dan antioksidan dalam matcha juga dikaitkan dengan salah satu antioksidan utama dalam matcha juga berperan dalam melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan kesehatan jantung. Senyawa tersebut berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, serta fungsi pembuluh darah.
EGCG sebagai salah satu antioksidan utama dalam matcha juga berperan dalam melindungi sel tubuh dari stres oksidatif yang dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan.
4. Membantu Program Pengelolaan Berat Badan
Matcha kerap dikaitkan dengan metabolisme dan proses pembakaran lemak. Efek tersebut membuatnya sering menjadi pilihan minuman bagi orang yang sedang menjalani pola hidup sehat dan aktif berolahraga.
Namun, manfaat ini perlu didukung dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik. Jika ingin menjaga asupan kalori, matcha sebaiknya tidak diberi tambahan gula atau bahan tinggi kalori secara berlebihan.
5. Berpotensi Menjaga Fungsi Hati
Kandungan katekin dalam matcha juga menarik perhatian dalam kaitannya dengan kesehatan hati. Beberapa penelitian menunjukkan adanya potensi manfaat antioksidan terhadap fungsi hati, termasuk pada kondisi perlemakan hati yang tidak disebabkan oleh konsumsi alkohol.
Meski demikian, bukti yang tersedia masih membutuhkan penelitian klinis lebih lanjut sehingga manfaat tersebut belum dapat dianggap sebagai kepastian untuk semua orang.
6. Membantu Menjaga Fokus dan Daya Ingat
Kombinasi kafein dan L-theanine dalam matcha juga dapat mendukung kemampuan seseorang dalam mempertahankan fokus. Kandungan tersebut membuat matcha menjadi salah satu pilihan minuman yang dikonsumsi saat membutuhkan konsentrasi.
Selain itu, L-theanine juga dikaitkan dengan rasa rileks tanpa menyebabkan kantuk berlebihan. Karena itu, kombinasi kafein dan L-theanine pada matcha dinilai menarik untuk membantu menunjang perhatian dan fungsi kognitif.
Itulah enam potensi manfaat matcha yang membuat minuman berwarna hijau ini lebih dari sekadar tren kuliner. Meski memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.